PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:–
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, akhirnya berhasil dikendalikan setelah upaya pemadaman intensif yang dilakukan oleh tim gabungan di lapangan. Saat ini, petugas masih terus melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Upaya pengendalian kebakaran ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat TNI, Polri, masyarakat setempat hingga tim perusahaan dan instansi terkait. Kerja sama lintas pihak tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran api yang sempat meluas di lahan gambut akibat kondisi cuaca yang panas dan angin kencang.
Humas Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS), Edi Maskur, S.Ip, Senin (16/02/2026) menyampaikan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, faktor cuaca panas, lahan gambut yang kering, serta hembusan angin cukup kencang saat kejadian diduga menjadi penyebab cepatnya api merambat di area lahan.
“Alhamdulillah kebakaran lahan saat ini sudah dapat dikendalikan. Tim di lapangan masih terus melakukan pendinginan di beberapa titik untuk memastikan situasi benar-benar aman,” ujar Edi Maskur saat memberikan keterangan kepada media.
Dalam peristiwa kebakaran tersebut, satu unit alat berat jenis excavator milik Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) turut terdampak kobaran api. Selain itu, sebagian area kebun yang sebelumnya telah dilakukan proses stacking dan penanaman juga ikut terdampak akibat kebakaran tersebut.
Meski demikian, upaya pemadaman berjalan efektif berkat kerja keras tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, masyarakat Desa Merbau, tim dari PT Arara Abadi, PT Adei, PT Serikat Putra, Gapoktan Merbau, Tim Manggala Agni, serta Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Riau yang bahu-membahu memadamkan api.
Pihak RTBS pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan kebakaran di lokasi. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama membantu proses penanganan kebakaran di lapangan, termasuk pihak-pihak lain yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” tambah Edi.
Sebagai langkah ke depan, Koperasi Riau Tani Berkah Sejahtera (RTBS) berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau dengan kondisi cuaca panas dan angin kencang.
RTBS juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya perlindungan lingkungan dan pengendalian Karhutla melalui kerja sama dengan berbagai pihak di wilayah Kabupaten Pelalawan.****
