Pelalawan, Catatanriau.com — Musibah kebakaran hebat melanda deretan rumah petak semi permanen di Jalan Pemda, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, pada Sabtu sore (03/01/2026). Dalam peristiwa tersebut, delapan unit rumah petak dan satu bangunan warung dilaporkan hangus terbakar.
Kebakaran terjadi sekitar sore hari dan dengan cepat membesar. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu membuat api mudah merambat dari satu unit ke unit lainnya. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, api pertama kali terlihat muncul dari salah satu rumah petak, kemudian menjalar ke bangunan lain yang berdempetan. Warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta berusaha mengevakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.

“Apinya cepat sekali membesar, mungkin karena rumah-rumahnya dari kayu. Warga sempat panik dan berteriak minta tolong,” ujar Yani, salah seorang warga sekitar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Arus lalu lintas di sekitar Jalan Pemda pun sempat tersendat akibat banyaknya warga yang berkumpul menyaksikan peristiwa kebakaran.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pelalawan yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman, dibantu oleh tim Fire dari PT RAPP. Berkat kerja keras petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.30 WIB. Meski demikian, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah petak. Akibat kejadian ini, seluruh bangunan yang terbakar beserta isinya ludes dilalap api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap para korban terdampak serta menghitung total kerugian akibat musibah kebakaran tersebut.***
