Inhil, Catatanriau.com — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Kelurahan Concong Luar, Kecamatan Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Selasa pagi (3/3/2026). Peristiwa ini menyebabkan sedikitnya 26 rumah warga hangus terbakar. Selain itu, tujuh unit gudang, Kantor Polsek Concong, serta Kantor Babinsa Concong Luar turut dilalap si jago merah.
Api dengan cepat membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lain. Sebagian besar rumah yang terbakar diketahui berbahan dasar kayu dan berdempetan di kawasan tepi sungai, sehingga mempercepat perambatan api. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, sementara kobaran api melahap permukiman warga dalam waktu singkat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 06.30 WIB. Tim Damkar langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Informasi kami terima sekitar pukul 06.30 WIB. Api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 11.15 WIB, dan proses pendinginan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB,” ujarnya.
Sebanyak 15 personel Damkar dibantu puluhan relawan berjibaku memadamkan api. Besarnya kobaran api serta tiupan angin kencang membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Petugas harus bekerja ekstra keras untuk mencegah api merambat lebih luas ke bangunan lain di sekitarnya.
Dampak kebakaran ini tidak hanya merenggut tempat tinggal puluhan keluarga, tetapi juga mengganggu aktivitas pelayanan keamanan di wilayah tersebut. Kantor Polsek Concong dan Kantor Babinsa Concong Luar yang terdampak kebakaran dipastikan mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, tujuh gudang yang berada di sekitar lokasi juga ludes terbakar.
Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai lebih dari Rp2 miliar. Puluhan kepala keluarga kini terpaksa mengungsi dan berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait.
Pasca kebakaran, lokasi kejadian dipenuhi puing-puing bangunan yang hangus dan sisa arang. Sejumlah warga terlihat masih berupaya mencari barang-barang yang mungkin masih bisa diselamatkan di antara reruntuhan. Aparat setempat juga melakukan penjagaan untuk mengamankan area terdampak.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara, api dipicu oleh cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Inhil dalam beberapa hari terakhir.
Ironisnya, kebakaran ini terjadi hanya beberapa jam sebelum puncak perayaan Cap Go Meh Imlek 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada malam harinya di kawasan Concong. Suasana duka dan kepanikan pun menyelimuti warga yang sebelumnya bersiap menyambut perayaan tersebut.***
