Truk Fuso Pengangkut Minyak Goreng Ringsek di Lintas Timur Inhu, Satu Tewas dan Sopir Patah Kaki

Truk Fuso Pengangkut Minyak Goreng Ringsek di Lintas Timur Inhu, Satu Tewas dan Sopir Patah Kaki

Inhu, Catatanriau.com – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Lintas Timur, tepatnya di Desa Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Sebuah mobil Hino truk Fuso pengangkut minyak goreng dengan nomor polisi BK 8031 WS mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan turunan dan tikungan, tidak jauh dari Simpang Danau Bromo Pegegas, Pangkalan Kasai.

Truk yang datang dari arah Jambi menuju Pekanbaru itu diduga hilang kendali sebelum akhirnya menabrak tebing di tepi jalan raya. Benturan keras membuat bagian kabin depan ringsek parah hingga menyebabkan sopir dan kernet terjepit di dalam kendaraan.

Akibat kejadian tersebut, sopir mengalami patah kaki dan langsung mendapat penanganan darurat di lokasi sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, kernet (stoker) dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama karena posisi korban yang meninggal dunia sulit dikeluarkan akibat terjepit badan kabin yang hancur. Petugas Kepolisian dibantu warga setempat berupaya keras mengevakuasi korban dari dalam kendaraan yang ringsek.

Seorang warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, ia mendengar suara benturan keras sekitar tengah malam dan langsung menuju lokasi.

“Saya cuma menyaksikan dari dekat. Bagian depan mobil sudah hancur. Proses evakuasinya lama karena korban terjepit cukup parah di dalam kabin,” ujarnya.

Menurutnya, korban yang meninggal dunia akhirnya berhasil dievakuasi setelah satu jam, tepatnya sekitar pukul 01.00 WIB.

“Sekitar jam satu lewat baru bisa dikeluarkan dari dalam kabin. Setelah itu langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” tambahnya.

Muatan minyak goreng dalam kemasan plastik bening besar terlihat berserakan di sekitar lokasi kejadian, sebagian bahkan tercecer ke badan jalan. Kondisi tersebut sempat membuat arus lalu lintas melambat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, faktor kondisi jalan yang menurun dan menikung tajam menjadi salah satu penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara, khususnya kendaraan bertonase besar, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Lintas Timur yang dikenal rawan kecelakaan, terutama pada malam hingga dini hari.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index