Pascaledakan Pipa Gas Batu Ampar, Rumah, Kendaraan, dan Lahan Sawit Warga Terdampak

Pascaledakan Pipa Gas Batu Ampar, Rumah, Kendaraan, dan Lahan Sawit Warga Terdampak
Foto pasca kejadian ledakan pipa gas di Desa Batu Ampar, Inhil (3/1/2026) (Dok Foto/FB Fahriana Eko).

Inhil, Catatanriau.com — Api akibat ledakan pipa gas di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kini telah padam total. Meski demikian, sejumlah dampak pascaledakan dilaporkan terjadi di sekitar lokasi kejadian berdasarkan keterangan warga setempat.

Seorang warga sekitar menyampaikan bahwa insiden tersebut mengakibatkan tiga rumah warga terbakar. Selain itu, lima unit mobil dan lima unit sepeda motor yang berada di dekat lokasi kejadian juga dilaporkan hangus terbakar karena tidak sempat diselamatkan saat api berkobar.

“Api cepat membesar. Rumah dan kendaraan yang dekat lokasi banyak yang terbakar,” ujar warga tersebut, Sabtu (03/01/2026).

Selain bangunan dan kendaraan, ledakan pipa gas itu juga membakar sejumlah lahan perkebunan kelapa sawit milik warga yang berada di seputaran sumber api kebocoran pipa gas.

Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, namun juga menyebabkan dua orang warga mengalami luka bakar. Kedua korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis sesaat setelah kejadian.

“Korban ada dua orang yang mengalami luka bakar dan langsung dibawa ke puskesmas. Kami berharap tidak ada ledakan susulan,” kata warga itu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ledakan pipa gas terjadi pada Jumat sore (02/01/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Ledakan tersebut memicu kobaran api besar yang menyulut aliran gas hingga membumbung tinggi, diperkirakan mencapai ketinggian sekitar 100 meter, disertai asap hitam pekat dan panas ekstrem yang dirasakan hingga radius 1 hingga 3 kilometer dari lokasi kejadian.

Kapolsek Kemuning, Kompol M Simanungkalit, sebelumnya menyampaikan bahwa kondisi api telah berangsur meredup dan situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif. Dengan api yang kini telah padam total, aparat tetap melakukan pengamanan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan pipa gas tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang, sementara masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index