Tragis, Mahasiswi di Kandis Tewas Dicekik, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Rabu, 01 Juli 2026 | 19:03:18 WIB
Terduga pelaku saat diamuk massa.

Siak, Catatanriau.com – Tindak pidana pembunuhan menggemparkan warga Dusun Kandis, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, pada Rabu (1/7/2026). Seorang mahasiswi berinisial S.S.R (19) tewas diduga setelah dicekik oleh seorang pria berinisial A (37).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di kediaman korban. Abang korban, R.S (27), yang saat itu berada di sekitar lokasi, mendengar keributan dan teriakan yang berasal dari dalam rumah.

Seketika, R.S bergegas masuk ke dalam rumah dan mendapati adiknya sudah tergeletak tak bernyawa di atas tempat tidur. Sementara itu, pelaku A yang diketahui selama ini menumpang tinggal bersama keluarga ayah korban, B.S terlihat melarikan diri sesaat setelah melakukan aksinya.

Saksi R.S sempat meminta bantuan pihak medis untuk menolong korban, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Pelarian pelaku A tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 13.30 WIB, warga berhasil mengepung dan menangkap pelaku di kawasan KM 83 Kandis. Emosi warga yang memuncak membuat pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka parah dan tidak sadarkan diri.

Beruntung, aparat keamanan yang terdiri dari Babinsa, Koptu Ketut, bersama warga segera mengamankan situasi. Pada pukul 14.00 WIB, pelaku berhasil dibawa ke Polsek Kandis untuk menghindari tindakan anarkis lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik pembunuhan keji tersebut. Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lokasi, diduga pelaku sempat melakukan percobaan pemerkosaan terhadap korban sebelum akhirnya mencekik korban hingga meninggal dunia.

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Benar. Saat ini personel Polsek sedang mengumpulkan keterangan. Terduga pelaku saat ini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka-luka," ujar Aiptu Dedek.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian belum dapat memintai keterangan lebih mendalam dari terduga pelaku karena kondisi kesehatannya yang belum stabil. Kasus ini kini sepenuhnya ditangani oleh Polsek Kandis guna penyelidikan lebih lanjut.***

Terkini