Siak, Catatanriau.com – Estafet kepemimpinan di Polsek Kandis resmi berganti. Kompol Bagus Nagara Baranacita, S.I.K., kini mengemban amanah sebagai Kapolsek Kandis dengan membawa komitmen memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengedepankan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Kompol Bagus saat menghadiri acara pisah sambut Kapolsek Kandis yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta berbagai stakeholder di Kecamatan Kandis.
Dalam sambutannya, Kompol Bagus menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata menjadi tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Kompol Bagus juga menekankan pentingnya penerapan konsep Green Policing sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian, terutama dalam menghadapi ancaman karhutla yang menjadi perhatian di wilayah Riau.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Jangan menunggu api membesar. Jika melihat titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan agar dapat ditangani dengan cepat,” pesannya.
Menurutnya, keberhasilan mencegah karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan patroli rutin, pemantauan lapangan, serta koordinasi cepat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.
Mengakhiri arahannya, Kompol Bagus mengajak seluruh stakeholder di Kecamatan Kandis untuk membuka lembaran baru dengan memperkuat sinergi demi terciptanya lingkungan yang aman sekaligus lestari.
“Bersama menjaga kamtibmas, bersama merawat lingkungan, bersama membangun Kandis. Kandis aman, Kandis lestari,” pungkasnya.***
