Achi Dinilai Punya Keunggulan Strategis dalam Kontestasi Ketua KONI Dumai

Achi Dinilai Punya Keunggulan Strategis dalam Kontestasi Ketua KONI Dumai

Dumai, Catatanriau.com – Kontestasi pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai mulai memasuki tahapan yang semakin menarik perhatian. Sejumlah nama mulai mencuat dan diprediksi bakal bersaing memperebutkan kursi pimpinan organisasi olahraga tersebut.

Di tengah persaingan yang mulai menghangat, sosok Achi, yang merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kota Dumai, dinilai memiliki keunggulan strategis, khususnya dari sisi akses politik dan kapasitas dalam mengawal kepentingan serta anggaran olahraga.

Posisi tersebut disebut menjadi salah satu modal penting Achi dalam kontestasi, terlebih KONI memiliki peran strategis dalam pembinaan atlet, pengembangan cabang olahraga, penyediaan fasilitas latihan hingga persiapan menghadapi berbagai kompetisi di tingkat provinsi maupun nasional.

Persaingan tersebut juga turut mendapat perhatian dari kalangan pengurus cabang olahraga. Salah seorang ketua cabang olahraga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menilai, setiap kandidat tentu memiliki kelebihan masing-masing.

Menurutnya, jika sejumlah calon sama-sama memiliki akses dan komunikasi dengan pihak eksekutif, maka pemilik suara perlu melihat keunggulan lain yang dimiliki masing-masing figur.

“Kalau sama-sama memiliki akses dan kedekatan dengan penguasa, atlet tentu harus melihat kelebihan masing-masing. Achi punya keunggulan karena berada di unsur pimpinan DPRD. Ini menjadi potensi untuk ikut mengawal kepentingan olahraga, termasuk pembahasan anggaran KONI,” ujarnya.

Ia menilai, posisi di lembaga legislatif dapat menjadi nilai tambah apabila mampu diterjemahkan menjadi dukungan nyata terhadap kepentingan olahraga dan atlet di Kota Dumai.

Namun demikian, menurutnya, pemilihan Ketua KONI tidak seharusnya hanya didasarkan pada faktor kedekatan politik maupun dukungan kelompok tertentu.

Para atlet dan pengurus cabang olahraga dinilai perlu mempertimbangkan kapasitas, rekam jejak, visi serta kemampuan calon dalam membawa perubahan bagi dunia olahraga Dumai.

“Yang paling penting adalah bagaimana calon pemimpin nantinya bisa memberikan manfaat nyata bagi perkembangan olahraga Dumai. Mulai dari dukungan fasilitas latihan, pembinaan atlet, peningkatan kesejahteraan, hingga persiapan menghadapi ajang tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Ia menambahkan, pemimpin KONI harus mampu menjadi jembatan antara kepentingan atlet, pengurus cabang olahraga, pemerintah daerah dan DPRD. Dengan demikian, berbagai kebutuhan olahraga tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat diwujudkan melalui program dan kebijakan yang terukur.

“Atlet harus tahu bahwa pemimpin KONI harus punya kemampuan mengawal kepentingan mereka. Secara posisi, Achi mempunyai keunggulan tersendiri. Bukan berarti calon lain tidak mampu, tetapi secara posisi Achi lebih diuntungkan,” tambahnya.

Meski demikian, faktor kedekatan dengan penguasa dinilai tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan pilihan.

Para pemilik suara di KONI Dumai diharapkan mampu menilai setiap kandidat secara objektif, mulai dari rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, jaringan, visi dan misi, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Jangan hanya bertanya siapa yang dekat dengan penguasa. Pertanyaannya adalah siapa yang paling mampu menggunakan akses tersebut untuk kepentingan olahraga. Di sinilah Achi dinilai memiliki potensi lebih,” tegasnya.

Kontestasi Ketua KONI Dumai pun diharapkan dapat berlangsung secara sehat dan mengedepankan kepentingan olahraga. Pemilihan nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi perebutan posisi, tetapi menjadi momentum untuk menentukan arah pembinaan olahraga Dumai ke depan.

Terlepas dari siapa yang akhirnya terpilih, kepentingan atlet dan peningkatan prestasi olahraga harus menjadi prioritas utama. Ketua KONI yang terpilih nantinya dituntut mampu membangun organisasi yang solid, memperkuat pembinaan atlet serta memastikan olahraga Dumai mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan lebih tinggi.

Dengan demikian, kontestasi Ketua KONI Dumai diharapkan melahirkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki akses dan jaringan, tetapi juga mampu membuktikan kapasitasnya melalui program nyata dan keberpihakan terhadap kemajuan olahraga serta kesejahteraan para atlet.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index