Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Timur Pelalawan, Dua Pengendara Motor Tewas Mengenaskan

Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Timur Pelalawan, Dua Pengendara Motor Tewas Mengenaskan

PELALAWAN, CATATANRIAU.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Lintas Timur Km 83–84, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (13/8/2026).

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan sekaligus, yakni satu unit truk tangki Mits BM 9913 JU, Toyota Kijang Innova BM 1294 CH, serta sepeda motor Honda Supra BM 2086 CM. Peristiwa tragis tersebut menewaskan dua orang yang berboncengan sepeda motor di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi, S.T.K., S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat pagi (14/8/2026), membenarkan kejadian tersebut.

“Golongan kecelakaan berat. Dalam kejadian ini terdapat dua korban meninggal dunia dan kerugian material diperkirakan sekitar Rp15 juta,” ujar Tatit.

Korban meninggal dunia diketahui merupakan pengendara Honda Supra, berinisial AS (60), seorang pensiunan PNS, serta penumpangnya, RN (56), seorang ibu rumah tangga. Keduanya merupakan warga Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan.

Keduanya meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan truk tangki yang diduga mengalami kendala pengereman.

Truk Tangki Diduga Melaju Kencang

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk tangki Mits BM 9913 JU yang dikemudikan RM (43), warga Kota Pekanbaru, bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci.

Saat tiba sekitar 150 meter sebelum lokasi antrean sistem buka-tutup akibat pekerjaan perbaikan jalan, arus kendaraan dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci dalam kondisi berhenti menunggu giliran.

Di saat bersamaan, truk tangki tersebut diduga melaju cukup kencang. Pengemudi diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan karena rem tidak berfungsi dengan baik.

Kondisi tersebut membuat pengemudi truk berupaya menghindar ke sisi kanan jalan.

Namun, manuver tersebut justru berujung petaka. Bagian depan kiri truk tangki menghantam bagian belakang kanan Toyota Kijang Innova BM 1294 CH yang dikemudikan Eko (32). Mobil tersebut saat itu tengah berhenti dalam antrean.

Bukannya berhenti, truk tangki terus melaju dan kembali menghantam sepeda motor Honda Supra BM 2086 CM yang dikendarai AS dan membonceng RN.

Benturan keras membuat sepeda motor bersama kedua korban terdorong hingga ke pinggir jalan dan masuk ke kanal.

Dalam kecelakaan tersebut, RN terjatuh dan mengalami luka fatal setelah kepalanya terlindas truk tangki. Sementara AS mengalami kondisi mengenaskan setelah tubuhnya terhimpit bagian roda depan kanan truk.

Keduanya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sopir Truk Diamankan Polisi

Usai kejadian, kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Selasih Pangkalan Kerinci. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

Pengemudi truk tangki, RM, diketahui dalam kondisi selamat. Begitu pula pengemudi Toyota Kijang Innova, Eko.

RM kini telah diamankan di Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Polisi menduga kecelakaan tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi truk tangki yang mengemudikan kendaraan dalam kecepatan tinggi dan tidak mampu mengendalikan kendaraan, ditambah dugaan rem tidak berfungsi dengan baik.

“Untuk sopir kendaraan truk tangki sudah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Pelalawan untuk proses lebih lanjut,” jelas Tatit.

Jalan Lurus dan Cuaca Cerah

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, kondisi jalan saat kejadian relatif mendukung. Jalan berada di kawasan perkebunan sawit dengan permukaan beraspal, kondisi lurus dan datar.

Cuaca juga dilaporkan cerah dan arus lalu lintas relatif sepi. Di lokasi terdapat marka jalan putus-putus serta antrean kendaraan akibat sistem buka-tutup untuk pekerjaan perbaikan jalan.

Polisi telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa serta mencatat keterangan saksi, mengecek kondisi korban, membuat laporan polisi hingga menginput data kecelakaan ke sistem IRSMS.

Dua orang saksi yang telah dimintai keterangan masing-masing berinisial TH (24), warga Desa Kemang, dan SH (34), warga Desa Beringin Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras.

Kasus kecelakaan maut tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Pelalawan. Polisi juga masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk kondisi kendaraan dan dugaan gangguan pada sistem pengereman truk tangki yang menjadi salah satu faktor dalam kecelakaan tersebut.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index