Pekanbaru, Catatanriau.com — Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau, Senator H. Abdul Hamid, S.Pi., M.Si., menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang tengah dihadapi masyarakat Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, akibat serangan monyet yang dalam beberapa hari terakhir menimbulkan keresahan. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media pada Kamis (6/8/2026).
Senator Abdul Hamid menilai kondisi tersebut harus segera ditangani secara serius karena telah berdampak langsung terhadap keselamatan masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterimanya, serangan monyet telah menyebabkan lebih dari 15 warga mengalami luka-luka sehingga diperlukan langkah cepat dari seluruh pihak terkait.
"Saya mendengar sudah lebih dari 15 korban luka-luka akibat serangan monyet. Jangan sampai ada lagi korban berjatuhan. Untuk itu saya meminta Pemerintah Provinsi Riau, BBKSDA, bahkan bila perlu Pemerintah Pusat turun langsung menyelesaikan dan meredakan situasi ini hingga benar-benar aman," tegas Abdul Hamid.
Sebagai anggota Komite II DPD RI, Abdul Hamid juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak sosial yang ditimbulkan. Menurutnya, situasi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah, kegiatan ekonomi masyarakat, hingga menimbulkan tekanan psikologis, terutama bagi anak-anak.
"Saya sangat prihatin atas kondisi yang dihadapi masyarakat Tembilahan saat ini. Aktivitas pendidikan terganggu, perekonomian masyarakat ikut terdampak, dan rasa takut yang dialami warga tentu menjadi persoalan serius yang harus segera diatasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Abdul Hamid meminta pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Riau, serta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) untuk tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan kajian menyeluruh terhadap penyebab munculnya konflik antara satwa liar dan manusia.
Menurutnya, setiap persoalan pasti memiliki akar penyebab yang harus diidentifikasi secara ilmiah. Ia menilai perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui apakah meningkatnya serangan monyet dipicu oleh terganggunya habitat satwa, berkurangnya sumber pakan alami, atau faktor lain sehingga solusi yang diambil dapat bersifat jangka panjang.
Di akhir pernyataannya, Senator Abdul Hamid mengimbau masyarakat Tembilahan agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti arahan dari pemerintah dan petugas di lapangan. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BBKSDA, aparat keamanan, dan masyarakat dapat segera mengatasi persoalan tersebut sehingga situasi kembali aman dan aktivitas warga dapat berjalan normal.****
