Pj Penghulu Minas Barat Sampaikan Terima Kasih atas Rampungnya Jembatan Garuda, Wujud Harapan Lama Masyarakat Minas Asal

Pj Penghulu Minas Barat Sampaikan Terima Kasih atas Rampungnya Jembatan Garuda, Wujud Harapan Lama Masyarakat Minas Asal

Siak, Catatanriau.com – Pemerintah Kampung Minas Barat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mewujudkan pembangunan Jembatan Garuda di Dusun Batu Bosa (Minas Asal), Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Jembatan yang diresmikan pada Rabu (8/7/2026) itu dinilai menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah diperjuangkan selama bertahun-tahun.

Penjabat (Pj) Penghulu Kampung Minas Barat, Riduan, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu aspirasi utama masyarakat yang langsung ia terima sejak dipercaya memimpin Kampung Minas Barat.

"Begitu saya dilantik sebagai Penjabat Penghulu, masyarakat Minas Asal langsung menitipkan harapan agar usulan pembangunan jembatan ini benar-benar diperjuangkan dan tidak kembali tertunda. Alhamdulillah, hari ini harapan itu telah menjadi kenyataan," ujar Riduan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI AD melalui Kodim 0322/Siak dan Koramil 03/Minas, Pemerintah Kecamatan Minas, Pemerintah Kampung Minas Barat, masyarakat, hingga dukungan PT Arara Abadi.

"Atas nama Pemerintah Kampung Minas Barat dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, TNI AD, khususnya Kodim 0322/Siak dan Koramil 03/Minas, Pemerintah Kabupaten Siak, Pemerintah Kecamatan Minas, PT Arara Abadi, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong sehingga pembangunan Jembatan Garuda dapat terealisasi," katanya.

Riduan menuturkan, keberadaan jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan sosial warga di Dusun Batu Bosa.

Ia berharap seluruh masyarakat memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Jembatan ini adalah milik bersama. Karena itu kami akan bermusyawarah dengan masyarakat untuk menyusun aturan pemanfaatannya, termasuk mengenai batas kendaraan yang diperbolehkan melintas. Tujuannya agar jembatan tetap awet dan bisa dimanfaatkan oleh generasi berikutnya," jelasnya.

Riduan juga mengajak seluruh warga Minas Asal untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah ditunjukkan selama proses pembangunan.

"Semoga semangat kebersamaan ini terus terpelihara. Kami berharap pembangunan di Kampung Minas Barat, khususnya wilayah Minas Asal, dapat terus berlanjut sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," tutupnya.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index