Batam, Catatanriau.com – Perhelatan budaya Melayu bertaraf internasional, Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026, dipastikan akan digelar pada 2 hingga 5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau. Agenda tahunan bergengsi ini diprediksi berlangsung semakin semarak dengan hadirnya sejumlah tokoh seni dan budaya dari berbagai daerah di Nusantara maupun negara serumpun.
Salah satu sosok yang akan tampil dalam ajang tersebut adalah Jefri Al Malay, Ketua Dewan Kesenian Melayu Riau (DKMR), yang dikenal sebagai maestro sastra asal Bumi Lancang Kuning. Namanya telah lama dikenal di tingkat regional setelah berhasil meraih gelar juara dalam Kejohanan Penyair Panggung se-Asia Tenggara.
Kehadiran Jefri Al Malay pada panggung kebudayaan terbesar di Batam itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk dari Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto.
Ketua DPRD Riau: Jefri Al Malay Simbol Marwah Melayu Riau
Kaderismanto menyampaikan rasa bangga dan tahniah atas keterlibatan Jefri Al Malay dalam Kenduri Seni Melayu 2026. Menurutnya, kehadiran seniman asal Riau tersebut merupakan bukti bahwa sastra dan kebudayaan Melayu Riau masih memiliki pengaruh kuat di tingkat regional.
"Kehadiran dinda Jefri Al Malay di Kenduri Seni Melayu 2026 bukan sekadar sebagai penampil biasa, melainkan simbol bahwa ruh dan magis sastra Melayu Riau tetap menjadi kiblat di Asia Tenggara. Sebagai seniman yang pernah menaklukkan panggung regional, beliau adalah bukti nyata bahwa dari rahim Riau selalu lahir pemelihara peradaban yang mampu berbicara di panggung dunia. Kita tidak hanya bangga, tetapi ini menjadi penegasan bahwa marwah Melayu kita selalu menyala dan berdiri tegak," ujar Kaderismanto.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi kebudayaan antara Provinsi Riau dan Kepulauan Riau sebagai bagian dari wilayah serumpun Melayu. Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat penting untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya takbenda agar tetap hidup dan relevan bagi generasi muda.
Diharapkan Jadi Magnet Wisata Budaya Serumpun
Kenduri Seni Melayu 2026 diproyeksikan menjadi magnet wisata budaya yang mampu menarik ribuan pengunjung, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Sejumlah negara serumpun seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam diperkirakan turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut.
Bagi para pencinta seni dan budaya Melayu, Kenduri Seni Melayu 2026 menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan. Selain menyuguhkan ragam pertunjukan budaya, masyarakat juga berkesempatan menyaksikan langsung penampilan Jefri Al Malay, sang Penyair Panggung se-Asia Tenggara, yang akan membawa pesona sastra Melayu dari Bumi Lancang Kuning ke panggung internasional.***
