SIAK — Jajaran Polsek Minas melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 08.40 WIB di lahan tumpang sari milik warga bernama Rita yang berada di Jalan Banjar Sebelas, Makam Lama, Dusun Makkaib, Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas.
Pengecekan lapangan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Mandiangin, Aipda Andriansyah Putra. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pertumbuhan tanaman jagung pipil yang telah memasuki usia tanam 22 hari.
Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung di lahan seluas 1 hektare tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tinggi tanaman tercatat bervariasi antara 30 hingga 35 sentimeter, dengan panjang daun sekitar 25 sentimeter. Sebagian besar bibit yang ditanam tumbuh merata.
Meski demikian, terdapat beberapa tanaman yang tidak tumbuh. Petugas bersama pemilik lahan telah melakukan penyisipan atau penanaman ulang pada titik-titik tersebut agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.
Selain itu, proses pembersihan lahan dari rumput liar juga masih terus berlangsung. Sebagian area telah dibersihkan, sementara sisanya masih dalam tahap pengerjaan. Pemupukan direncanakan dilakukan dalam waktu dekat seiring usia tanaman yang kini memasuki 22 hari.
Kapolsek Minas, Kompol Syahrizal, mengatakan kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan bersama masyarakat.
“Polsek Minas terus mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Minas. Dari hasil pengecekan hari ini, pertumbuhan jagung pipil di lahan milik Ibu Rita cukup baik dan berkembang sesuai harapan. Memang ada beberapa tanaman yang belum tumbuh, namun sudah dilakukan penyisipan kembali,” ujar Kompol Syahrizal.
Ia menambahkan, perawatan tanaman terus dilakukan secara bertahap, termasuk pembersihan rumput liar dan persiapan pemupukan.
“Untuk perawatan lahan masih berjalan, pembersihan rumput liar sedang dilakukan, dan untuk pupuk saat ini masih menunggu pengadaan. Kami berharap tanaman jagung ini nantinya dapat memberikan hasil maksimal dan ikut memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
Program penanaman jagung pipil ini menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal di wilayah Kampung Mandiangin.***
