Rohul, Catatanriau.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dalam kunjungan kerja Wakapolda Riau, Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., ke Kabupaten Rokan Hulu sekaligus memimpin kegiatan penanaman jagung pipil di lahan milik Pemerintah Daerah Rokan Hulu, Kilometer 7 Jalan Diponegoro, Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah. Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan. Kehadiran Wakapolda Riau disambut langsung oleh Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., Ketua DPRD Hj. Sumiartini, SH, Kajari Rokan Hulu Fredy F. Simanjuntak, S.H., M.H., perwakilan Kalapas Pasir Pengaraian Ka.KPLP Veazanol Kosuma, Camat Rambah H. Zulfan Alwi, Kepala Desa Sukamaju Parman, jajaran Pejabat Utama Polda Riau dan Polres Rokan Hulu, kepala OPD, tokoh masyarakat, Satgas Ketahanan Pangan, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hulu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sektor pertanian, khususnya penanaman jagung pipil. Menurutnya, program tersebut menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Wakapolda Riau beserta rombongan. Kehadiran ini menjadi semangat dan motivasi bagi kami dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional," ujar Bupati.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyambut baik langkah Polri, khususnya Polda Riau dan Polres Rokan Hulu, yang aktif memanfaatkan lahan produktif untuk penanaman jagung pipil. Bahkan, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di seluruh Polsek yang ada di Kabupaten Rokan Hulu sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, kelompok tani, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam menghadapi tantangan ekonomi serta menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional. Pemerintah daerah pun menegaskan kesiapan penuh untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif serta mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan," lanjutnya.
Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi dalam arahannya menyampaikan bahwa program penguatan ketahanan pangan nasional saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produksi pertanian sebagai langkah strategis menuju kemandirian pangan Indonesia.
"Indonesia telah membuktikan kemampuan produksi dalam negeri melalui kebijakan pengurangan impor pangan dalam beberapa tahun terakhir. Kebijakan tersebut bukan sekadar agenda pembangunan, melainkan strategi besar untuk memperkuat kemandirian bangsa, menjaga persatuan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Wakapolda.
Ia menyebutkan, secara nasional produksi gabah pada tahun 2025 meningkat hampir tujuh persen dibanding tahun sebelumnya. Bahkan pada tahun 2026, Indonesia diproyeksikan mengalami surplus gabah sekitar 5,7 juta ton. Capaian itu dinilai menjadi indikator positif bahwa pembangunan ketahanan pangan nasional berada di jalur yang tepat.
"Di Kabupaten Rokan Hulu sendiri, kegiatan penanaman jagung memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari kontribusi nyata daerah dalam menopang kebutuhan pangan nasional. Dari total potensi lahan jagung seluas 243 hektare, saat ini telah tertanam sekitar 151 hektare atau mencapai 62 persen secara akumulatif," tambahnya.
Sementara itu, di lahan milik pemerintah daerah seluas 15 hektare di Desa Sukamaju, tahap awal pengerapan telah dilakukan pada lahan seluas enam hektare dengan menggunakan sekitar 90 kilogram bibit jagung pipil. Wakapolda juga menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap mendukung penuh program strategis nasional di bidang pangan melalui terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif serta kemitraan bersama para petani.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial kepada para petani jagung, kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung pipil secara bersama-sama. Kegiatan itu bukan sekadar aktivitas pertanian semata, melainkan menjadi simbol semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdaulat di bidang pangan.
Dengan kolaborasi yang terus terjalin antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Rokan Hulu, semakin kokoh serta mampu memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat.***
