Seorang Tahanan Narkotika Kabur dari PN Pelalawan

Seorang Tahanan Narkotika Kabur dari PN Pelalawan
Seorang tahanan kasus narkotika dilaporkan melarikan diri dari Pengadilan Negeri Pelalawan pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,: –  Seorang tahanan kasus narkotika dilaporkan melarikan diri dari Pengadilan Negeri Pelalawan pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Hingga kini, aparat kepolisian, kejaksaan, dan pihak pengadilan masih melakukan pencarian intensif di sejumlah titik untuk menemukan keberadaan terdakwa tersebut.

Tahanan yang kabur diketahui berinisial TN alias Acong. Ia merupakan terdakwa perkara narkotika hasil tangkapan Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan pada Agustus 2025 lalu dan tengah menjalani proses persidangan. Kasusnya masih bergulir di meja hijau saat insiden pelarian terjadi.

Berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah grup WhatsApp warga, TN diduga melarikan diri dengan cara keluar melalui pintu samping dan melompati tembok di sekitar lingkungan pengadilan. Dalam pesan yang tersebar, disebutkan bahwa ia mengalami cedera pada bagian kaki akibat lompatan tersebut. Namun informasi ini belum dapat dipastikan kebenarannya secara resmi.

Sejumlah pesan lain menyebutkan bahwa aparat bersama warga dan Bhabinkamtibmas melakukan penyisiran di wilayah Desa Makmur dan sekitarnya. Masyarakat, khususnya di Pangkalan Kerinci, juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

Bahkan, sempat beredar kabar adanya tindakan penembakan terhadap tahanan tersebut saat proses pengejaran berlangsung. Informasi itu dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Pelalawan, pihak pengadilan, maupun kepolisian terkait kronologi lengkap kejadian. Termasuk klarifikasi atas isu dugaan penembakan yang ramai diperbincangkan publik.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena menyangkut sistem pengamanan tahanan saat proses persidangan. Publik kini menanti penjelasan resmi dari aparat penegak hukum sekaligus berharap pelarian tersebut segera terungkap dan yang bersangkutan dapat kembali diamankan tanpa menimbulkan keresahan lebih luas.****

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index