Bengkalis, Catatanriau.com – Aksi yang dikenal dengan sebutan Asmara Subuh kembali meresahkan warga di wilayah berjuluk Kota Minyak, Duri. Kegiatan yang berujung pada ugal-ugalan dan balap liar tersebut melibatkan kalangan remaja hingga pemuda, dan kerap berlangsung selepas waktu subuh.
Pada Sabtu pagi (21/2/2026), jajaran Polres Bengkalis melalui Satuan Lalu Lintas bersama Polsek Mandau menggelar penertiban di sejumlah titik rawan. Operasi yang dimulai sejak subuh itu menyasar lokasi-lokasi yang kerap dijadikan arena kebut-kebutan.
Hasilnya, sebanyak 11 unit sepeda motor berhasil diamankan. Kendaraan tersebut terindikasi digunakan untuk aksi balap liar dan dilengkapi knalpot brong yang tidak sesuai standar. Petugas langsung melakukan penilangan terhadap para pelanggar.
Langkah tegas ini diambil karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain, berpotensi memicu kecelakaan, serta mengganggu ketenangan masyarakat akibat kebisingan knalpot. Selain itu, aktivitas tersebut juga kerap memicu keresahan di lingkungan sekitar.
Namun, proses penertiban tidak berjalan mulus. Sejumlah oknum melakukan perlawanan saat petugas berupaya membubarkan kerumunan. Aksi tersebut bahkan berujung anarkis. Kendaraan dinas milik kepolisian menjadi sasaran lemparan batu dan petasan. Beberapa personel di lapangan turut menjadi target pelemparan saat menjalankan tugas.
Kanit Turjawali, Ipda Musdiono, menegaskan bahwa penindakan dilakukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Namun yang kami hadapi justru perlawanan yang tidak patut dicontoh. Anggota dan kendaraan dinas kami dilempari batu. Untuk penertiban seperti ini, kami membutuhkan tambahan personel agar situasi dapat dikendalikan secara maksimal,” ujarnya.
Pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang meresahkan masyarakat. Aparat juga mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi hari.***
