Siak, Catatanriau.com – Kebakaran kembali melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yakin, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Kali ini, api menghanguskan ruangan kantor Ponpes Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Nurul Yakin.
Peristiwa ini merupakan kebakaran ketiga yang terjadi di lingkungan Ponpes Nurul Yakin dalam beberapa tahun terakhir. Kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.
Menurut informasi di lapangan, api mulai terlihat saat jam istirahat kedua, ketika para santri sedang beraktivitas di lingkungan pondok. Kejadian mendadak tersebut membuat para siswa panik dan sebagian berhamburan keluar kelas untuk menyelamatkan diri.
Salah satu pengurus Ponpes Nurul Yakin, Arif, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari arus pendek listrik di gudang kantor majelis guru.
“Kemungkinan karena arus pendek yang berada di gudang kantor majelis guru,” kata Arif.
Akibat kebakaran tersebut, ruangan kantor mengalami kerusakan cukup parah. Sejumlah fasilitas dan dokumen penting dilaporkan hangus terbakar.
“Kerugian ratusan juta, karena di dalam tersebut ada peralatan kantor seperti laptop, komputer, meubler dan arsip-arsip sekolah habis semua terbakar,” beber Arif.
Meski demikian, Arif memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Alhamdulillah tak ada korban jiwa atas musibah ini,” sebutnya.
Petugas Pemadam Kebakaran bersama unsur terkait segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar pondok pesantren.
Kepala BPBD Siak, Novendra Kasmara, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.
“Mendapati informasi kami dan tim langsung terjunkan personel untuk memadamkan api,” kata Novendra, dilansir Riaupos.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama di tengah cuaca ekstrem.
“Dalam cuaca ekstrem seperti ini, kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kompor dan lingkungan rumah, sebagai langkah mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.
Ponpes Nurul Yakin Dayun diketahui telah beberapa kali mengalami musibah kebakaran. Pada Desember 2021, kebakaran melanda asrama putra dan menyebabkan kerugian materiil cukup besar. Kemudian pada Februari 2024, kebakaran kembali terjadi di asrama putra yang menelan dua korban jiwa santri serta melukai satu santri lainnya.
Dengan kejadian hari ini, tercatat sudah tiga kali kebakaran terjadi di Ponpes Nurul Yakin Dayun dalam beberapa tahun terakhir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Lokasi kejadian telah diamankan guna kepentingan pemeriksaan, sementara kegiatan belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara.***
