Siak, Catatanriau.com — Sudah sepekan terakhir masyarakat di Kecamatan Kandis melakukan aksi blokade di Jalan Simpang Libo Baru, Kabupaten Siak, Riau. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan dan protes warga terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki, meski setiap hari dilalui puluhan kendaraan perusahaan.
Aksi spontan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pemuda Sakai Kandis (DPPS), Bung Emi, bersama sejumlah warga lainnya. Mereka menuntut perhatian serius dari perusahaan-perusahaan yang selama ini menggunakan jalan tersebut untuk aktivitas angkutan.
“Tolong diperhatikan jalan ini!” ujar Bung Emi lantang saat menyampaikan aspirasi di hadapan Camat Kandis, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, serta masyarakat sekitar, Selasa (02/12/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sudah setahun masyarakat dan pemerintah setempat berupaya mencari solusi perbaikan. Namun, hanya beberapa perusahaan yang bersedia duduk bersama dan ikut memperbaiki. Sebagian perusahaan lain justru enggan berkomunikasi.
Padahal, menurut warga, terdapat sekitar 18 perusahaan yang melintasi jalan Simpang Libo Baru menuju area waduk yang berada di perbatasan Kabupaten Siak dan Rohul.
“Jalan ini rusak karena angkutan perusahaan. Masa kami yang tinggal di sini yang harus menerima abu dan kerusakan, sementara mereka membawa puluhan miliar hasil produksi lewat sini,” ungkap Emi.
Warga juga berharap jalan tersebut bisa menjadi tanggung jawab langsung PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang saat ini mengelola wilayah kerja bekas PT Caltex. Mereka menilai perusahaan-perusahaan lain juga harus ikut bertanggung jawab.
“Jangan hanya PHR saja yang memperbaiki. Semua perusahaan yang lewat harus ikut memperbaiki. Kalau tidak mau memperbaiki, jangan lagi lewat jalan ini,” tegas Bung Emi.
Warga menilai janji-janji perusahaan selama ini hanyalah angin lalu. Upaya perbaikan sementara bahkan dilakukan masyarakat secara swadaya, termasuk penyiraman jalan agar debu tidak mengganggu pemukiman.
“Kami sudah muak dengan janji-janji. Tolong perhatikan jalan ini.” tambahnya.
Camat Kandis bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Siak hadir menemui warga untuk menenangkan situasi dan mencari jalan keluar. Pertemuan antara warga dan pihak terkait direncanakan terus berlanjut hingga ditemukan solusi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
Aksi blokade masih berpotensi berlanjut bila tuntutan warga tidak segera ditanggapi.
Sementara Itu, Camat Kandis, Said Irwan SE hingga berita ini diturunkan tidak memberikan tanggapan apapun meskipun pesan WhatsApp Konfirmasi sudah dilayangkan Wartawan kepadanya.***
