Deklarasi SSBR Jadi Tonggak Baru Gerakan Relawan Riau, Bangun Sinergi dan Perlindungan bagi Pejuang Kemanusiaan

Minggu, 31 Mei 2026 | 12:05:59 WIB
Semangat kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana menggema di Kota Pekanbaru saat Squad Siaga Bencana Riau (SSBR) resmi dideklarasikan dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Angkasa Garden Hotel, Sabtu (30/5/2026).

PEKANBARU,CATATAN RIAU. COM,:— Semangat kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana menggema di Kota Pekanbaru saat Squad Siaga Bencana Riau (SSBR) resmi dideklarasikan dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Angkasa Garden Hotel, Sabtu (30/5/2026). Deklarasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran relawan kebencanaan sekaligus membangun sinergi berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di Provinsi Riau.

Mengusung tema “Bersatu dalam Kesiapsiagaan, Bergerak dalam Kemanusiaan”, kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan sekaligus mengukuhkan SSBR sebagai wadah relawan yang siap bergerak cepat, tanggap, dan profesional dalam misi-misi kemanusiaan. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Ketua Umum SSBR, Helena Reza Putri, menegaskan bahwa peran relawan tidak hanya sebatas membantu saat terjadi bencana, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam mengantisipasi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, relawan harus menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi dan kepedulian di tengah berbagai tantangan kemanusiaan.

“Relawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi isu-isu sosial, sesuai dengan semangat Asta Cita ke-8. Melalui SSBR, kami ingin melahirkan masyarakat Riau yang lebih tangguh, peduli, dan siap menghadapi berbagai bentuk bencana,” ujar Helena dalam sambutannya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal SSBR, Ir. Heri Atrianto, menyampaikan harapannya agar organisasi yang baru dideklarasikan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi, pengabdian, dan konsistensi dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan secara berkelanjutan.

Menurut Heri, keberadaan SSBR bukan hanya sebagai organisasi relawan, tetapi juga sebagai wadah penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Dengan jaringan yang kuat dan sumber daya yang terlatih, SSBR diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan berbagai pihak dalam penanggulangan bencana.
Salah satu poin penting yang mendapat perhatian dalam deklarasi tersebut adalah aspek perlindungan bagi para relawan.

Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Franki Halberd, menjelaskan berbagai bentuk jaminan sosial yang dapat diperoleh anggota SSBR, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian dengan skema iuran yang terjangkau.

Dengan dukungan berbagai pihak, kolaborasi lintas sektor, serta perlindungan yang memadai bagi para relawan, SSBR optimistis mampu tumbuh menjadi organisasi yang responsif, profesional, dan berkelanjutan. Kehadiran SSBR diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat gerakan kemanusiaan serta mewujudkan masyarakat Riau yang semakin tangguh, siap siaga, dan bersatu menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.****

Terkini