Rahmat Pantun Teken Kontrak Dana Kebudayaan, Festival Besar Melayu Disiapkan di Rohil

Rahmat Pantun Teken Kontrak Dana Kebudayaan, Festival Besar Melayu Disiapkan di Rohil

Rohil, Catatanriau.com — Upaya menghidupkan kembali geliat kebudayaan Melayu di Kabupaten Rokan Hilir mendapat dukungan melalui program Dana Kebudayaan atau Dana Indonesia Raya.

Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini alias Rahmat Pantun, resmi menandatangani kontrak program tersebut di Kantor Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

Penandatanganan kontrak menjadi bagian penting dari proses pelaksanaan program yang nantinya akan diarahkan untuk kegiatan kebudayaan di daerah.

Momen tersebut turut disaksikan istri Rahmat Pantun, Ratna Juwita, serta jajaran aparatur Pemerintah Kepenghuluan Batu Hampar.

Setelah seluruh dokumen administrasi ditandatangani, berkas kontrak selanjutnya dikirimkan ke Kantor Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah VII di Pekanbaru untuk proses berikutnya.

Festival Budaya Besar Disiapkan

Dukungan Dana Kebudayaan tersebut langsung diarahkan Lembaga Tepak Sirih untuk menyiapkan sebuah festival budaya yang rencananya digelar di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada April 2027 dan diharapkan menjadi ruang pertemuan berbagai unsur seni dan budaya Melayu.

Rahmat Pantun mengatakan persiapan kegiatan akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pelestarian kebudayaan daerah.

“Rencananya festival besar ini akan kita gelar pada bulan April 2027 mendatang. Mohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar semua persiapan hingga pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan,” ujar Rahmat Pantun dalam keterangannya.

Menurutnya, festival tersebut tidak sekadar menjadi agenda pertunjukan seni, tetapi juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan tradisi dan kebudayaan Melayu.

Kegiatan itu ditargetkan dapat membuka ruang bagi pelaku seni, budayawan, komunitas serta masyarakat untuk menampilkan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal.

Lembaga Tepak Sirih berharap festival tersebut dapat memperkuat eksistensi seni tradisi Melayu Rokan Hilir dan mendorong kebudayaan daerah mendapat ruang yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Jika terlaksana sesuai rencana, festival pada April 2027 mendatang akan menjadi salah satu agenda kebudayaan yang dipusatkan di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index