Api Lahap Lahan Gambut, Polsek Pangkalan Kerinci Bergerak Cepat Padamkan Karhutla

Api Lahap Lahan Gambut, Polsek Pangkalan Kerinci Bergerak Cepat Padamkan Karhutla
Tak Terpantau Dashboard Lancang Kuning, Polsek Pangkalan Kerinci Bergerak Cepat Padamkan Karhutla, Jumat 18 September 2026

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM, :—   Polsek Pangkalan Kerinci bergerak cepat melakukan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang tidak termonitor melalui Dashboard Lancang Kuning (DLK), Jumat (18/9/2026). Upaya tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak meluas di tengah kondisi cuaca panas dan kering.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di Jalan Koridor RAPP KM 8, RT 005/RW 006, Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Lokasi kebakaran berada pada titik koordinat 0.3621139, 101.8166991, dengan jenis lahan gambut yang ditumbuhi tanaman sawit dan semak belukar. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar seperempat hektare, sementara pemilik lahan masih dalam penyelidikan.

Pemadaman dipimpin langsung Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolsek AKP Hanova Siagian, S.H., serta Bhabinkamtibmas Pangkalan Kerinci Barat Aipda Binton Manurung. Sebanyak 22 personel gabungan dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lokasi, terdiri dari enam personel Polsek Pangkalan Kerinci, delapan personel Damkar, empat personel RPK PT Pesawon Raya dan empat personel MPA.

Tim gabungan harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 kilometer dari Polsek Pangkalan Kerinci menuju lokasi. Untuk mendukung proses pemadaman, petugas menggunakan satu unit mesin Mini Striker dengan tiga rol selang Damkar serta satu unit mesin Mini Striker dengan empat rol selang RPK PT Pesawon Raya. Pemadaman difokuskan pada penyekatan dan pendinginan area terbakar guna mencegah api menjalar ke lahan di sekitarnya.

Penanganan di lapangan tidak berlangsung mudah. Petugas menghadapi sejumlah kendala, mulai dari minimnya sumber air akibat musim kemarau, akses menuju lokasi yang sulit, hingga hembusan angin kencang yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Kondisi juga diperburuk oleh asap tebal yang menyebabkan jarak pandang terbatas.

Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton menegaskan bahwa tidak termonitornya titik api melalui DLK bukan berarti petugas mengabaikan potensi Karhutla. “Walaupun tidak termonitor DLK, kami tetap lakukan pemantauan manual. Api sudah berhasil kita padamkan total dan tidak ada asap lagi. Kami sudah koordinasi dengan BPBD, Damkar, Kades dan perusahaan sekitar untuk pencegahan bersama. Kami imbau warga jangan buka lahan dengan membakar,” tegasnya.

Setelah api dinyatakan padam total dan tidak ditemukan lagi asap, Polsek Pangkalan Kerinci tetap melakukan pemantauan serta verifikasi hotspot melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning Polda Riau untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif sebagai wujud komitmen Polres Pelalawan dalam “Melindungi Tuah, Menjaga Marwah”.****

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index