Kesehatan Warga Sungai Ara Dipertaruhkan? Pemuda Muhammadiyah Desak DLH dan Dinkes Bergerak

Kesehatan Warga Sungai Ara Dipertaruhkan? Pemuda Muhammadiyah Desak DLH dan Dinkes Bergerak
Agung Maulana Ketua Pemuda Muhammadiyah Pelalawan Desak Pemkab Tindaklanjuti Keluhan Gatal-Gatal Warga Sungai Ara, Jumat 18 September 2026

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM.:—  Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Sungai Ara, Kecamatan Bunut, terkait munculnya keluhan penyakit kulit berupa gatal-gatal yang diduga dialami sejumlah warga setelah menggunakan air sungai untuk aktivitas sehari-hari.

Keluhan tersebut mulai menjadi perhatian masyarakat sejak Juli 2026. Sejumlah warga menduga penggunaan air sungai, termasuk untuk keperluan mandi, memiliki keterkaitan dengan munculnya keluhan gatal-gatal pada kulit. Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai penyebab medis maupun faktor lingkungan yang menjadi pemicu keluhan tersebut.

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan menilai persoalan tersebut perlu segera mendapat perhatian pemerintah agar tidak berkembang menjadi keresahan di tengah masyarakat. Pemeriksaan terhadap kondisi air dan lingkungan serta pemantauan kesehatan warga dinilai penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya berdasarkan data dan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Menanggapi persoalan itu, Agung Maulana dari Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan laporan masyarakat. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara langsung ketika warga menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan kondisi lingkungan di tempat mereka tinggal.

“Pemerintah Kabupaten Pelalawan harus serius memperhatikan persoalan yang dirasakan masyarakat. Jangan sampai keluhan warga dibiarkan tanpa tindak lanjut yang jelas,” ujar Agung, Jumat (18/9/2026).

Agung juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait langkah yang telah maupun akan dilakukan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak hanya mengandalkan dugaan mengenai kondisi air sungai.

Selain aspek lingkungan, Agung meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan masyarakat Desa Sungai Ara, terutama warga dan anak-anak yang mengalami keluhan gatal-gatal. 
Pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk memastikan kondisi warga sekaligus mengetahui apakah terdapat faktor tertentu yang berkaitan dengan keluhan tersebut.

“Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Persoalan kesehatan dan lingkungan seperti ini merupakan hal yang urgent sehingga perlu mendapatkan perhatian dan penanganan secara serius,” tegasnya.

Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pelalawan berharap Pemkab Pelalawan segera melakukan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan pemerintah desa, DLH dan Dinas Kesehatan, serta mengambil langkah sesuai hasil pemeriksaan di lapangan. Masyarakat juga diharapkan mendapatkan informasi secara terbuka mengenai hasil pemeriksaan dan langkah penanganan yang dilakukan, sehingga persoalan tersebut dapat ditangani secara objektif sekaligus mencegah keresahan dan ketidakpastian di tengah masyarakat.****

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index