Siak, Catatanriau.com — Jajaran Polsek Koto Gasib terus menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring dan pendampingan pertanian di tengah masyarakat.
Pada Rabu (2/9/2026) pagi, Bhabinkamtibmas Kampung Sri Gemilang, M. Fery Kurniawan, S.H., melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil milik Kelompok Tani (Poktan) Mekar Sari di Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menyasar lahan pertanian seluas kurang lebih satu hektare. Saat dilakukan pengecekan, tanaman jagung diketahui telah berusia sekitar tiga minggu dan dalam tahap pertumbuhan.
Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terawat sekaligus mengetahui perkembangan tanaman secara langsung. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan kepada petani agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara optimal.
Kapolsek Koto Gasib, Iptu Dwi Franata Tarigan, S.H., M.H., mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian petani, khususnya pada musim kemarau.
“Petani perlu lebih memperhatikan perawatan tanaman, terutama kebutuhan air dan pemeliharaan secara rutin. Dengan perawatan yang baik, diharapkan pertumbuhan jagung pipil dapat tetap optimal meskipun kondisi cuaca kurang mendukung,” ujar Iptu Dwi Franata Tarigan.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan pendampingan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Polri akan terus mendorong dan mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap lahan produktif yang dikelola kelompok tani dapat memberikan hasil yang baik dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui monitoring secara berkala, jajaran Polsek Koto Gasib berharap perkembangan tanaman jagung pipil dapat terpantau dengan baik hingga masa panen.
Kegiatan tersebut sekaligus diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat serta mendukung terwujudnya ketahanan dan ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Koto Gasib.***
