Bukan Sekadar Infrastruktur, Dinas PUPR Rohul Ikut Rawat Masa Depan Lingkungan

Bukan Sekadar Infrastruktur, Dinas PUPR Rohul Ikut Rawat Masa Depan Lingkungan

Rohul, Catatanriau.com — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, bersama Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu menggerakkan penanaman 10.001 pohon sebagai bagian dari upaya memperkuat penghijauan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Gerakan tersebut mendapat dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rokan Hulu. Penanaman pohon dilakukan di lingkungan Kantor Dinas PUPR Rohul, Jumat (21/8/2026).

Keterlibatan Dinas PUPR menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Instansi yang selama ini identik dengan pembangunan infrastruktur itu juga mengambil bagian dalam menjaga keseimbangan lingkungan melalui gerakan penghijauan.

Kepala Dinas PUPR Rohul H. Zulfikri mengatakan, lingkungan perkantoran dipilih sebagai salah satu lokasi penanaman untuk menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari lingkungan pemerintahan.

"Penanaman di lingkungan perkantoran ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari kawasan pemerintahan," ujar Zulfikri kepada Catatanriau.com.

Menurut dia, gerakan penanaman 10.001 pohon tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pohon yang ditanam harus dirawat sehingga mampu memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang.

"Yang paling penting bukan hanya menanam, tetapi bagaimana pohon yang sudah ditanam bisa tumbuh dan dipelihara," katanya.

Zulfikri menilai kolaborasi Pemkab Rohul dan Polres Rohul melalui program green policing menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Konsep green policing tidak hanya menempatkan kepolisian pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mendorong keterlibatan dalam perlindungan dan pelestarian lingkungan. Kolaborasi lintas instansi dinilai dapat memperluas gerakan tersebut agar tidak berhenti pada lingkungan pemerintahan.

Penanaman 10.001 pohon juga menjadi pengingat bahwa pembangunan dan kelestarian lingkungan harus berjalan beriringan. Infrastruktur yang dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kata Zulfikri, juga harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.

"Penanaman 10.001 pohon ini kami harapkan menjadi awal gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda sesaat," ucapnya.

Pemkab Rohul berharap gerakan tersebut dapat memperluas ruang hijau, membantu menjaga kualitas lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut merawat alam.

Pada akhirnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam. Tantangan berikutnya adalah memastikan ribuan pohon tersebut tetap hidup, tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta generasi mendatang.

Dengan demikian, pembangunan Rokan Hulu tidak hanya meninggalkan jejak berupa infrastruktur, tetapi juga warisan lingkungan yang dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.***

Sumber  : Dinas PUPR.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index