Siak, Catatanriau.com — Upaya pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak terus dilakukan di wilayah Kabupaten Siak. Babinsa Koramil 04/Perawang, Kodim 0322/Siak, Sertu Laila S., bersama petugas kesehatan hewan melaksanakan kegiatan surveilans PMK terhadap sapi milik warga di Kampung Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan kondisi kesehatan hewan ternak sekaligus mencegah penyebaran PMK di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Laila S. bersama Drh. Agung melakukan pemeriksaan terhadap sapi milik Tugimin (52), warga RT 05/RW 03, Kampung Empang Pandan, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan indikasi maupun gejala yang mengarah pada penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak sapi tersebut.
Sertu Laila S. mengatakan, kegiatan surveilans dilakukan sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat sekaligus memastikan hewan ternak dalam kondisi sehat.
“Kami bersama petugas melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap sapi milik warga. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda atau gejala yang mengarah pada penyakit mulut dan kuku,” ujar Sertu Laila S.
Menurutnya, pemeriksaan secara berkala penting dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit sejak dini. Selain itu, pemilik ternak juga diimbau untuk memperhatikan kondisi kesehatan hewan dan segera melaporkan apabila ditemukan gejala yang mencurigakan.
“Kami mengimbau kepada para peternak agar selalu memperhatikan kesehatan hewan ternaknya. Jika ditemukan perubahan kondisi atau gejala penyakit, segera laporkan kepada petugas agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Kegiatan surveilans PMK tersebut selesai sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar. Hasil pemeriksaan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan hewan ternak serta mencegah potensi penyebaran PMK di wilayah Kecamatan Koto Gasib.***
