Inhil, Catatanriau.com — DPD PW MOI Inhil dan Masyarakat Peduli Kelapa Nusantara (MPKN) berkomitmen akan terus memperjuangkan nasib petani kelapa di Kabupaten Indargiri Hilir ditengah anjloknya harga komoditas tersebut.
Sebagai bentuk keseriusan, PW MOI Inhil dan MPKN akan berkirim surat ke beberapa kementrian terkait, guna menindaklunjuti persoalan yang dihadapi oleh para petani kelapa.
"Insya allah MOI Inhil dan MPKN akan berkirim surat resmi kepada kementrian terkait dalam waktu dekat, " kata Fitra Minggu, 09/08/2026.
Namun Fitra belum merinci perihal apa saja yang akan di kirimkan kepada kementrian. Menurutnya ada beberapa perihal yang akan di sampaikan sebagai lampiran nantinya.
"Saat ini kita masih dalam tahap awal pengumpulan data, nanti akan kita sampaikan kepada publik apa saja yang kita lampirkan, " lanjutnya.
Soal apakah surat resmi yang nantinya akan dikirimkan oleh MOI Inhil dan MPKN akan ditindaklanjuti oleh kementrian, Fitra optimis hal tersebut akan menjadi atensi oleh pemerintah pusat.
"Dengan dukungan MPKN sebagai organisasi yang mewadahi perjuangan nasib para petani kelapa di jakarta, kami yakin dan optimis permohonan kami akan di tindak lanjuti," pungkasnya.
Diketahui MPKN telah berdiri sejak tahun 2024 silam dengan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0006954. AH. 01.07 yang ditetapkan di Jakarta pada 22 Juli 2024 oleh Menteri Hukum dan HAM. Organisasi yang mewadahi petani kelapa tersebut dimotori oleh M. Said Bakhri sebagai ketua umum MPKN bersama seorang purnawiran jenderal bintang dua serta beberapa pendiri lainnya.
"Kita optimis meskipun baru 2 tahun berdiri organisasi ini berkomitmen untuk memperjuangkan nasib petani kelapa di kabupaten Indragiri hilir, apalagi ketua umum MPKN adalah putra asli inhil yang telah lama meniti karir di jakarta," tutup Fitra.***
