Rohul, Catatanriau.com — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai mematangkan rencana pemanfaatan Gedung Lantai III Pasar Modern Pasir Pengaraian sebagai pusat permainan anak (play ground) indoor berskala besar. Proyek yang digagas melalui kerja sama dengan investor swasta tersebut diproyeksikan menjadi destinasi rekreasi keluarga baru sekaligus menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan pasar modern.
Rencana investasi itu dipaparkan dalam kegiatan Ekspose Happy Play Indonesia yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Senin (6/7/2026). Ekspose dipimpin langsung Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Direktur utama (Dirut) dan Dewan Pengawas Perumda Rokan Hulu Jaya (RHJ), serta pihak investor.
Direktur PT Inovasi Wahana Anak (IWA), Jhoni Noharuddin, menjelaskan perusahaan akan merealisasikan investasi secara bertahap. Tahap awal mencakup pembangunan wahana permainan di area seluas 2.000 meter persegi dengan nilai investasi sekitar Rp6,6 miliar. Selanjutnya, pengembangan akan diperluas hingga total luas mencapai 4.000 meter persegi dengan total investasi sekitar Rp10 miliar.
Menurut Jhoni, pembangunan ditargetkan dimulai pada November 2026 setelah seluruh persyaratan administrasi, teknis, dan regulasi dinyatakan selesai. Perusahaannya juga berkomitmen memperbarui seluruh wahana permainan secara berkala agar tetap mengikuti perkembangan teknologi dan tren hiburan keluarga.
"Kami akan melakukan pembaruan permainan maksimal setiap tiga tahun sehingga pengunjung selalu mendapatkan pengalaman baru," ujar Jhoni.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas hingga sekitar 2.000 pengunjung dalam waktu bersamaan dengan tetap mengedepankan standar keamanan dan keselamatan.
Bupati Anton menyambut positif masuknya investasi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh proses harus mengutamakan aspek keselamatan bangunan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
"Jangan ada aturan yang dilanggar. Semua dokumen harus selesai dan bangunan dipastikan layak sehingga target pelaksanaan pada November dapat terealisasi dengan aman," tegas Anton.
Bupati juga menginstruksikan OPD terkait segera melakukan kajian terhadap kekuatan struktur lantai tiga Pasar Modern Pasir Pengaraian sebelum pembangunan dimulai.
Sementara itu, usai melaksanakan Ekspose Direktur Utama Perumda RHJ, Imran Tambusai, mengatakan ekspose tersebut merupakan tindak lanjut dari rencana bisnis perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.
Ia menjelaskan lantai pertama Pasar Modern akan difungsikan sebagai pusat perkantoran dan perwakilan perusahaan, lantai kedua menjadi pusat pendidikan serta pemberdayaan UMKM, sedangkan lantai ketiga dikembangkan sebagai kawasan permainan anak dan pusat kuliner.
"Selama empat bulan terakhir kami terus melakukan komunikasi dengan calon investor. Ini merupakan langkah BUMD untuk mendukung visi Bupati dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui optimalisasi aset daerah," kata Imran.
Menurutnya, berdasarkan arahan Bupati, Perumda RHJ bersama OPD diberi waktu tiga bulan untuk menyelesaikan seluruh aspek regulasi dan administrasi. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, kawasan tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026.
Imran optimistis kehadiran play ground indoor berskala besar itu tidak hanya menjadi pilihan rekreasi bagi masyarakat Rokan Hulu, tetapi juga mampu menarik pengunjung dari sejumlah daerah tetangga seperti Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Rokan Hilir, hingga wilayah Sumatera Utara.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kunjungan ke Pasar Modern Pasir Pengaraian, membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rokan Hulu.***
