PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:— Langkah tegas kembali ditunjukkan jajaran Polres Pelalawan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Pada Sabtu (18/4/2026), Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara SIK melalui KBO Satresnarkoba Iptu Masril, SH MH, mengungkap keberhasilan penangkapan dua pelaku narkoba di Desa Bagan Laguh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan.
Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di sebuah kandang ayam yang terletak di Dusun Simpang Lobuh. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pelalawan di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba Haryanto Alex Sinaga, SH MH langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif di lokasi yang dimaksud.
Setelah memperoleh data dan informasi yang akurat, tim akhirnya melakukan penggerebekan pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Operasi yang berlangsung cepat dan terukur itu berhasil mengamankan dua orang pria yang berada di lokasi dan diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MZ (46), seorang petani, dan BK (53), seorang buruh. Dari hasil penggeledahan di tempat kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,42 gram yang disimpan dalam sebuah dompet kecil berwarna hitam, serta satu plastik bening klip merah.
Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan dua unit handphone Android merek Vivo dan Realme yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi dalam transaksi narkotika. Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi awal, kedua tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial KS alias KB yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas di balik kasus ini.
Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Pelalawan untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi demi menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.****
