Siak, Catatanriau.com — Danramil 03/Minas Kodim 0322/Siak, Kapten Arh Aguswanto, menghadiri langsung pertemuan antara Plt. Kadis PUPR Provinsi Riau dengan masyarakat Simpang Perawang terkait aksi penyetopan jalan lintas Minas–Perawang, Rabu (15/4/2026).
Kehadiran Danramil bersama personel Koramil 03/Minas menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga stabilitas wilayah serta memastikan kegiatan mediasi berjalan aman dan kondusif. Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dilaksanakan di Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.
Selain Danramil, sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Minas Norfa Oktalita, Kapolsek Minas Kompol Syahrizal, Kadis PU Siak Ardi Irvandi, Plt. Kadis PUPR Provinsi Riau Thomas Larfo, Plt. Kabid Bina Marga Provinsi Khairul Rizal, Lurah Minas Jaya Apridesta, serta juru bicara aksi Rudi Tarihoran. Turut hadir pula anggota Koramil 03/Minas, anggota Polsek Minas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga sekitar.
Dalam pertemuan tersebut, Plt. Kadis PUPR Provinsi Riau mengajak masyarakat untuk melakukan mediasi guna mencari solusi atas tuntutan perbaikan jalan lintas Minas–Perawang sepanjang kurang lebih 3,8 kilometer yang sebelumnya menjadi titik aksi penyetopan jalan oleh warga.
Dalam arahannya, Thomas Larfo menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan perbaikan jalan sepanjang 1 kilometer dengan konstruksi rigid beton yang direncanakan mulai dikerjakan pada akhir Mei 2026.
Menanggapi hal tersebut, masyarakat melalui perwakilannya meminta agar sisa jalan sepanjang 2,8 kilometer juga mendapat perhatian, dengan harapan adanya keterlibatan perusahaan-perusahaan terkait untuk turut berkontribusi dalam perbaikan jalan tersebut.
Danramil 03/Minas Kapten Arh Aguswanto dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyampaian aspirasi berlangsung.
“Kami hadir bersama personel untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, serta mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan,” ujarnya.
Kegiatan mediasi berlangsung dengan tertib dan aman, serta berakhir pada pukul 10.20 WIB dengan situasi yang kondusif.
