Mediasi Karang Taruna–Perusahaan Sepakati Perbaikan Jalan Desa Tanjung Air Hitam

Mediasi Karang Taruna–Perusahaan Sepakati Perbaikan Jalan Desa Tanjung Air Hitam
Pertemuan dan mediasi antara Persatuan Pemuda Karang Taruna Desa Tanjung Air Hitam bersama tiga perusahaan besar digelar di Aula Kantor Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan, Rabu (28/1/2026).

PELALAWAN,CATATAN RIAU. COM,  —  Pertemuan dan mediasi antara Persatuan Pemuda Karang Taruna Desa Tanjung Air Hitam bersama tiga perusahaan besar digelar di Aula Kantor Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan, Rabu (28/1/2026). Mediasi ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas sejumlah tuntutan masyarakat terkait infrastruktur jalan, tenaga kerja lokal, dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.55 WIB tersebut difasilitasi langsung oleh Camat Kerumutan Rusdiyanto, S.Kep, bersama Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso. Hadir pula unsur kepolisian, pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan dari PT Jaya Bersinar Sejahtera, PT Arara Abadi, dan PT Agrinas Palma Nusantara (eks PT MAL).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjung Air Hitam Zakaria menegaskan pentingnya pertemuan ini sebagai upaya menjaga keharmonisan antara masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa. Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso juga menekankan bahwa dialog dan musyawarah merupakan jalan terbaik dalam menyelesaikan persoalan agar situasi kamtibmas tetap kondusif.

Ketua Karang Taruna Desa Tanjung Air Hitam, Asmad, menyampaikan tiga tuntutan utama masyarakat, yakni perawatan jalan poros desa yang kerap digunakan perusahaan sebagai operasionalnya, minimnya penyerapan tenaga kerja lokal, serta kejelasan dan keberlanjutan program CSR perusahaan. Ia berharap perusahaan lebih menunjukkan kepedulian terhadap kondisi desa.

Tokoh pemuda Masri menambahkan, persoalan jalan sudah berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas warga. Ia juga menyoroti tingginya angka pengangguran di desa yang bahkan berujung pada tindak pidana pencurian sawit. Menurutnya, perusahaan harus lebih memprioritaskan tenaga kerja lokal sebagai bentuk tanggung jawab sosial.

Menanggapi hal tersebut, Humas PT Arara Abadi, Zulheri, menjelaskan bahwa sebelumnya telah ada kesepakatan pembagian tanggung jawab perawatan jalan antarperusahaan. Namun, sejak peralihan manajemen PT MAL ke PT Agrinas Palma Nusantara, pasokan material sertu tidak lagi berjalan. Meski demikian, PT Arara Abadi disebut masih memperkerjakan warga Desa Tanjung Air Hitam.

Sementara itu, Humas PT Agrinas Palma Nusantara, Guntur Nasution, SH, MH, menyampaikan bahwa perusahaannya telah membantu perawatan jalan dengan pemberian sertu sebanyak 176 ton serta penyiraman jalan rutin dengan anggaran sekitar Rp13 juta per bulan. Ia juga mengumumkan pembukaan lowongan kerja sebanyak 50 orang untuk tenaga panen dan dukungan perusahaan dalam kegiatan sosial kepemudaan.

Dari pihak PT Jaya Bersinar Sejahtera, Oki Saputra menyatakan perusahaan akan berkoordinasi dengan dua perusahaan lainnya terkait tanggung jawab perawatan jalan. Saat ini, perusahaan tersebut telah mempekerjakan delapan tenaga kerja lokal dan menjalankan CSR berupa bantuan sapi kurban serta material sertu, meski diakui masih perlu ditingkatkan karena usia perusahaan yang relatif baru.

Sebagai penutup, Arifin selaku perwakilan BPD menyampaikan kesimpulan mediasi. Disepakati bahwa perbaikan jalan poros Desa Tanjung Air Hitam akan mulai dilakukan pada 29 Januari 2026 dengan penurunan alat berat hingga pekerjaan selesai.

Sementara tuntutan lain akan difinalisasi melalui koordinasi tiga perusahaan dan hasilnya, termasuk MoU, akan disampaikan kepada masyarakat paling lambat 7 Februari 2026.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index