Meranti, Catatanriau.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana pendidikan, khususnya di wilayah terpencil. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H. memimpin langsung kegiatan Doa Bersama Pembangunan Jembatan SD Negeri 18 Semulut, Kamis (29/1/2026) pagi.
Selain itu, Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Doa bersama ini menjadi penanda dimulainya pembangunan jembatan yang selama ini sangat dibutuhkan sebagai akses utama siswa dan guru menuju sekolah.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembangunan masa depan generasi muda.
“Kehadiran kita di sini bukan hanya untuk membangun sebuah jembatan, tetapi membangun harapan, keselamatan, dan masa depan anak-anak kita. Jembatan ini adalah penghubung kehidupan yang menghubungkan rumah dengan sekolah, harapan orang tua dengan cita-cita anak-anaknya,” ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.
Ia menekankan pentingnya keselamatan bagi para pelajar dan guru, serta menegaskan bahwa tidak boleh lagi ada anak-anak yang harus mempertaruhkan keselamatan saat menuju sekolah akibat kondisi jembatan yang tidak layak.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh personel Polri dan TNI yang terlibat. Ia berpesan agar pembangunan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta tetap mengutamakan keselamatan kerja.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan peletakan tiang pancang pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan jembatan, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.
Kegiatan ini mencerminkan peran Polri yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan fasilitas umum, khususnya di bidang pendidikan.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, pihak sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat terwujudnya akses pendidikan yang aman dan layak bagi anak-anak di Desa Banglas Barat.
Sementara itu, Di Polsek Tebing Tinggi Barat juga mengelar Doa beraama Pembagunan Jembatan Rusak Do'a bersama dalam rangka pembangunan jembatan rusak yang menjadi akses penyeberangan di MTS AL-Anshor Jalan Pelajar Desa Kuala Merbau Kec. Pulau Merbau oleh Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D Turnip, SE
"Pembangunan perbaikan jembatan yang menjadi akses anak-anak Sekolah bertujuan mempermudah para Siswa menuju Sekolah untuk melaksanakan aktifitas belajar," kata Kapolsek.
Ia berharap, Perbaikan jembatan yang rusak salah Saturday program Polri yang dapat membantu baik Guru, Siswa - Siswi maupun Masyarakat di lingkungan tersebut.
Hal yang sama juga dilaksanakan oleh Polsek Rangsang Doa akan Progress Pembagunan Jembatan Merah Putih Pressisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk.
Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H
Menyampaikan Doa Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang
"Kegiatan Doa bersama dalam Rangka dimulainya Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polsek Rangsang Desa Tanjung Gemuk Kecamatan Rangsang untuk Pemasangan Pancang pertama oleh Kapolsek Rangsang, Camat Rangsang, Danposmat Tanjung Samak dan Danposbabinsa Tanjung Samak," ujar Kapolsek.
Ia berharap, Dengan adanya kegiatan ini Masyarakat jadi lebih semangat dan kompak dukung pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Tanjung Gemuk Kabupaten Kepulauan Meranti agar dapat mempermudah aktivitas masayarakat.***
Laporan : Vanness
