Razia Kampung Narkoba di Pekanbaru, Seorang Pria Pingsan Saat Polisi Temukan Sabu

Razia Kampung Narkoba di Pekanbaru, Seorang Pria Pingsan Saat Polisi Temukan Sabu

Pekanbaru, Catatanriau.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru kembali menggelar razia kampung narkoba pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Kali ini, operasi menyasar kawasan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, yang selama ini diduga kerap menjadi lokasi peredaran narkotika.

Razia yang dipimpin langsung oleh Wakasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Bahari Abdi, berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Keduanya masing-masing seorang pria berinisial NA (25) dan seorang wanita berinisial AR (19).

Kedua terduga diamankan petugas saat berada di lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba. Saat dilakukan penggeledahan terhadap NA, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu, satu alat hisap sabu, serta sejumlah uang tunai. Mengetahui barang bukti tersebut ditemukan, NA tiba-tiba pingsan di lokasi kejadian, sehingga sempat menjadi perhatian warga sekitar.

Sementara itu, dari hasil penggeledahan terhadap AR, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika. Namun demikian, setelah dilakukan tes urine, wanita tersebut dinyatakan positif menggunakan narkoba.

AKP Bahari Abdi menjelaskan bahwa razia tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sesuai dengan perintah pimpinan, khususnya untuk menekan peredaran narkoba di wilayah Kota Pekanbaru.

“Pada malam ini, bertepatan dengan malam Minggu, kami dari Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melaksanakan razia di lokasi yang diduga sebagai tempat peredaran narkotika. Dari kegiatan ini, kami mengamankan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan di kawasan Kampung Dalam,” ujar AKP Bahari Abdi.

Ia menambahkan, berdasarkan pemeriksaan awal dan hasil tes urine, kedua terduga dinyatakan positif menggunakan narkoba. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan kasus.

“Terkait status yang bersangkutan, apakah sebagai pengguna atau pengedar, masih dalam proses pendalaman oleh penyidik. Kami akan melengkapi alat bukti dan melakukan pemeriksaan lanjutan,” tambahnya.

AKP Bahari Abdi juga menegaskan bahwa Polresta Pekanbaru akan terus menggencarkan razia serupa di wilayah-wilayah yang dianggap rawan peredaran narkoba. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka penyalahgunaan narkotika di Kota Pekanbaru.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index