Dumai, Catatanriau.com – Seorang warga dilaporkan meninggal dunia usai diterkam buaya saat memancing di Sungai Teluk Dalam, Kelurahan Batu Tritip, RT 13 Kampung Selayang Pandang, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Informasi awal kejadian disampaikan oleh Pembantu Sosial Masyarakat (PSM) Kelurahan Batu Tritip, Ponimin, kepada wartawan pada Sabtu (20/12/2025). Ia membenarkan adanya insiden serangan buaya terhadap seorang warga yang tengah beraktivitas di sungai.
Korban diketahui bernama Dwi (18). Saat kejadian, korban bersama dua orang temannya memancing ikan menggunakan sampan di Sungai Teluk Dalam, tepatnya di bawah kawasan Gudang Garam Batu Tritip.
“Korban berada di bagian depan atau haluan sampan sambil memancing. Tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menyambar korban,” ungkap Ponimin.
Akibat serangan mendadak tersebut, korban langsung ditarik ke dalam sungai dan tidak muncul kembali ke permukaan. Dua rekan korban yang menyaksikan kejadian itu sempat panik dan sekitar setengah jam kemudian mencari bantuan warga ke kawasan PU.
Mendapat laporan tersebut, warga bersama aparat lingkungan melakukan pencarian secara beramai-ramai dengan menyusuri aliran Sungai Teluk Dalam. Sekitar pukul 20.00 WIB pada hari kejadian, warga sempat melihat bagian tubuh korban masih berada dalam gigitan buaya.
Perkembangan terbaru, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hal ini disampaikan oleh Ketua RT 013 Selayang Pandang, Suarman, melalui sambungan telepon kepada wartawan, Sabtu (20/12/2025).
Menurut Suarman, jenazah korban ditemukan di tepian sungai sekitar 300 meter melewati kawasan Gudang Garam Batu Tritip ke arah dalam. Sebelumnya, warga sempat melihat buaya melintas di area tersebut tanpa membawa tubuh korban.
“Masyarakat kemudian berinisiatif kembali melakukan penyisiran di lokasi itu, hingga akhirnya korban ditemukan di tepian sungai dekat pohon nipah,” jelas Suarman.
Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 18.03 WIB dan langsung dievakuasi oleh warga untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Aparat lingkungan turut membantu mengamankan lokasi selama proses evakuasi berlangsung.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian resmi dinyatakan selesai. Pihak keluarga dan warga setempat menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tragis tersebut.
Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta membatasi aktivitas di sekitar sungai, mengingat kawasan Sungai Teluk Dalam dikenal sebagai habitat buaya yang kerap menimbulkan ancaman keselamatan.(Adi).
