Remaja Ditemukan Tewas Diduga Korban Lakalantas, Kapolres Pelalawan Benarkan Penemuan, Sabtu 05 April 2025
PELALAWAN, CATATANRIAU.COM — Warga Pelalawan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat remaja laki-laki yang diduga kuat menjadi korban kecelakaan lalu lintas tragis.
Penemuan itu terjadi pada Sabtu siang, 5 April 2025, sekitar pukul 13.00 WIB di KM 1 Jalan Buatan Siak, Desa Delik Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan.
Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri, SIK, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa perkara tersebut saat ini sudah dalam penanganan pihak Satlantas Polres Pelalawan.
“Benar, telah ditemukan seorang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Saat ini tim kami sudah melakukan olah TKP dan proses identifikasi,” ujar Kapolres.
Tim yang turun langsung ke lokasi terdiri dari personel gabungan, termasuk Aiptu Edwin Sihombing SH, Aipda Janter, Bripka Rollys Patar M, dan beberapa anggota lainnya yang sigap melakukan tindakan cepat mulai dari pengecekan lokasi hingga identifikasi jenazah.
Korban diketahui bernama Naufal Arkan Hadi, remaja kelahiran Pekanbaru, 24 Desember 2010, yang masih berusia 14 tahun. Ia merupakan warga Jl. SP 6 Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.
Menurut keterangan saksi dan hasil olah TKP, ayah korban, Warsito Sejati, terakhir kali menghubungi anaknya pada Jumat malam (4/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban mengaku sedang berada di Koto Gasib, Kabupaten Siak. Namun, dua jam kemudian, ketika sang ayah kembali mencoba menghubungi, ponsel korban sudah tidak aktif.
Keesokan paginya, seorang warga melaporkan ke Pos Polisi tentang penemuan mayat di Jalan Lintas Buatan KM 1. Personel Pos Lantas Simpang Perak segera bergerak ke lokasi dan menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa, tertimpa sepeda motor Honda Karisma BM 2130 CI di semak-semak sisi kanan jalan. Korban langsung dievakuasi ke RS Amelia Medika untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Di sekitar lokasi kejadian, juga ditemukan sebuah kendaraan berat jenis dump truck bermuatan sulfur milik PT RAPP dengan nomor polisi B 9521 TYT. Kendaraan tersebut berada di sisi kiri jalan dalam kondisi rusak dan tanpa lampu penerangan serta rambu lalu lintas yang memadai.
Polisi menduga pengemudi truk telah melarikan diri dari tempat kejadian. Di bagian roda belakang kanan truk, ditemukan bekas benturan keras, serpihan motor, jaket milik korban, serta percikan darah yang mengarah pada dugaan kuat bahwa kecelakaan terjadi akibat benturan dengan kendaraan tersebut.
Hasil visum luar menunjukkan luka cukup serius: kepala bagian belakang berdarah, lengan dan paha kiri patah, luka lecet di berbagai bagian tubuh, dan wajah mengeluarkan darah. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain luka akibat kecelakaan.
Keluarga korban menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.
Menanggapi peristiwa ini, Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri, SIK juga memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Arus Balik Lebaran 1446 H di halaman Mapolres Pelalawan pada hari yang sama. Ia menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di lapangan demi keselamatan pengguna jalan, khususnya di jalur strategis Lintas Timur.
“Kasus ini menjadi pengingat bahwa kita harus benar-benar siaga dan memperhatikan setiap aspek keselamatan di jalan raya,” tegas Afrizal.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan terhadap dugaan tabrak lari masih terus dilakukan, dan pihak berwajib tengah memburu pengemudi dump truck yang diduga terlibat dalam kejadian maut tersebut.***
Laporan : E Pangaribuan