Abi Farul, siswa SMPN 5 Minas, saat ini sedang dirawat intensif di RS Eria Pekanbaru, Rabu (23/10/2024).

Siswa SMPN 5 Minas Patah Tulang Akibat Saling Kejar Dengan Teman, Orang Tua Kesulitan Biaya dan Membutuhkan Bantuan

Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:30:17 WIB
Share Tweet Google +

Siak, Catatnriau.com | Abi Farul, siswa kelas VII SMPN 5 Minas, harus menjalani operasi tulang selangka setelah terlibat perkelahian kecil (bercanda-canda-red) dengan teman sekelasnya pada Selasa (22/10/2024). Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi Abi dan keluarganya, terutama dari sisi ekonomi.

Putra Nasution, ayah Abi, mengungkapkan kepedihannya atas kejadian ini.

"Saya sangat terpukul. Anak saya masih kecil, harus mengalami cobaan seperti ini," ujarnya dengan suara bergetar kepada Wartawan, Rabu (23/10).

Sebagai tulang punggung keluarga, Putra mengaku kesulitan membiayai pengobatan anaknya.

"Saya bingung bagaimana bisa membiayai untuk perawatan selanjutnya anak saya, walaupun memang biaya operasi menggunakan BPJS. Yang membuat saya sedih, saya ini orang miskin, kerja serabutan, gaji tidak seberapa, kemudian saya memiliki 4 orang anak. Karena mengurus anak saya ini, saya tidak bisa bekerja lagi. Saya bingung bagaimana untuk nafkah anak istri saya, dan kebutuhan saya selama menjaga anak saya di rumah sakit," tambahnya.

Kronologi kejadian disinyalir bermula dari aksi saling ejek yang berujung pada perkelahian fisik dan saling kejar. Akibatnya, Abi terjatuh dan mengalami patah tulang selangka.

Pihak sekolah yang mengetahui kejadian ini langsung menghubungi orangtua korban, karena kala itu mengira Abi hanya terkilir, kemudian orang tua Abi langsung membawa Abi ke tukang urut, dan tukang urut mengatakan kalau tulang dibagian dada Abi sudah patah.

Setelah itu, orang tuanya pun langsung membawa Abi ke puskesmas terdekat. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Abi dirujuk ke rumah sakit Eria Pekanbaru dan harus menjalani operasi.

Tanggung Jawab Pihak Sekolah

Kepala SMPN 5 Minas, Kurnia Widiastuti, saat dikonfirmasi menyatakan akan mengunjungi Abi setelah pulang dari rumah sakit. Namun, ia juga mengungkapkan keterbatasan anggaran sekolah untuk memberikan bantuan lebih.

"Kami akan berusaha membantu semampu kami," ujarnya.

Pernyataan Kepala Sekolah ini menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak yang menilai pihak sekolah seharusnya lebih proaktif dalam memberikan bantuan kepada siswa yang mengalami musibah di lingkungan sekolah.

Ajakan untuk Berdonasi

Melihat kondisi keluarga Abi yang memprihatinkan, sejumlah pihak menginisiasi penggalangan dana untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan. Donasi dapat disalurkan melalui nomor rekening langsung orangtua Abi.

Nomor Rekening: 701301027815533
Bank : Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Atas Nama : Putra Nasution.

Penulis : Idris Harahap 



Tulis KomentarIndex
Berita TerkaitIndex