Tidak sekedar menjadi tulang punggung nasional dalam produksi migas, PHR turut memberikan manfaat dan kesejahteraan secara langsung kepada masyarakat. Lewat sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PHR terus berupaya tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Hal ini juga tergambarkan lewat Journey Room.
Di Journey Room, pengunjung juga bisa melihat langsung program-program TJSL PHR yang sudah berjalan baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan. “Lewat kegiatan-kegiatan TJSL, PHR memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan mulai dari pengembangan SDM, konservasi lingkungan dan kesehatan sebagaimana pilar utama dari BUMN,” kata Rudi.
Dalam kesempatan ini, para siswa turut diajak berdiskusi tentang ekplorasi dan eksploitasi migas yang disampaikan oleh geologist PHR, Agus Susianto dan Satia Graha. Para siswa terlihat semangat menimba ilmu di Journey Room.
"Saya sangat beruntung dapat kesempatan mengunjungi Journey Room PHR, di sini saya dapat menimba ilmu tentang geologi dan perminyakan langsung dari ahlinya,” kata salah satu siswa Nurul Asyifa.
Guru Geologi Pertambangan SMKN 5 Pekanbaru Sanusi menyambut baik keberadaan PHR Journey Room sebagai ruang belajar siswa. Menurutnya, belajar di Journey Room PHR menjadi pengalaman luar biasa bagi anak didiknya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang sudah didapatkan di bangku sekolah.
"Ini sebagai momentum untuk memberikan motivasi kepada anak didik kita untuk terus mengembangkan diri menyongsong masa depan yang lebih baik,” ujarnya.***
TENTANG PHR WK ROKAN
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021.
Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.
Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina.
Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.***
Laporan : Idris Harahap
