PEKANBARU, CATATANRIAU.COM — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus digelorakan. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Zulkifli, S.Kep., M.H., menggelar aksi pembagian masker kepada masyarakat, Sabtu (29/8/2026), dengan mengusung semangat “Bersama Kita Peduli, Riau Bebas Asap.”
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan depan Gedung MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bukit Raya, Pekanbaru, tersebut menjadi bentuk kepedulian perguruan tinggi bersama pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Sebanyak 1.000 masker dibagikan secara langsung sebagai langkah sederhana namun penting untuk membantu masyarakat melindungi diri ketika beraktivitas di luar ruangan.
Aksi sosial tersebut turut didampingi langsung Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Ns. Lita, M.Kep., Ph.D. Kehadiran rektor bersama civitas akademika FKM UHTP memperlihatkan komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan kontribusi nyata dalam menjawab persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi kualitas udara dan menerapkan langkah-langkah perlindungan diri. Penggunaan masker saat berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk, serta menjaga pola hidup sehat menjadi bagian penting dari upaya mencegah risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Kabut asap karhutla diketahui dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pada sistem pernapasan. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak karhutla, selain tentunya upaya pencegahan dan penanganan kebakaran itu sendiri.
Melalui kegiatan “Peduli Karhutla Riau”, FKM UHTP menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat. Kehadiran akademisi dan tenaga kesehatan di ruang publik juga diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
Kolaborasi antara Universitas Hang Tuah Pekanbaru dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan kesehatan masyarakat lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting agar upaya perlindungan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan, terutama ketika Riau menghadapi ancaman karhutla dan dampak lingkungan yang menyertainya.
Pembagian 1.000 masker tersebut akhirnya bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi menjadi pesan kuat bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat harus hadir secara nyata. FKM UHTP bersama pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian dan kewaspadaan terhadap karhutla, dengan harapan semangat “Bersama Kita Peduli, Riau Bebas Asap” dapat menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Riau yang sehat, aman, dan bebas dari kabut asap.****