Remaja 13 Tahun yang Tenggelam di Sungai Siak Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Dua Hari Pencarian

Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:21:41 WIB

Siak, Catatanriau.com – Tim gabungan akhirnya menemukan Muhammad Shidqie Saputra (13), pelajar SMP yang dilaporkan tenggelam di Sungai Jantan atau Sungai Siak saat berenang bersama dua rekannya. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di kawasan hilir Sungai Siak, tepatnya di Turap Singapura, Kelurahan Kampung Dalam, Kabupaten Siak, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari oleh tim gabungan, jasad korban akhirnya ditemukan di kawasan hulu sungai, tepatnya di Kelurahan Kampung Rempak.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, membenarkan penemuan tersebut. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

"Korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sehingga operasi pencarian kami akhiri. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel BPBD Kabupaten Siak, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama," ujar Novendra.

Ia mengungkapkan, pencarian dilakukan tanpa henti sejak korban dilaporkan tenggelam. Semangat tim di lapangan juga mendapat dukungan langsung dari Bupati Siak Afni yang beberapa kali meninjau lokasi pencarian, baik siang maupun malam hari, serta terus memantau perkembangan operasi.

"Dukungan dari Ibu Bupati menjadi motivasi bagi seluruh personel. Kami terus melakukan pencarian dari pagi hingga malam selama dua hari terakhir sampai akhirnya korban berhasil ditemukan," tambahnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Siak sebelum kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka di Jalan Raja Kecik untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Novendra juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban. Selama proses pencarian berlangsung, orang tua dan kerabat korban terus berada di lokasi sambil memanjatkan doa agar Muhammad Shidqie segera ditemukan.

"Alhamdulillah korban akhirnya berhasil ditemukan. Meski dalam keadaan meninggal dunia, keluarga setidaknya dapat membawa pulang dan memakamkan korban secara layak," katanya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula saat Muhammad Shidqie Saputra berenang bersama dua orang temannya di Sungai Siak pada Rabu sore.

Saat berpindah dari satu titik ke titik lainnya, korban diduga mengalami kram. Kondisi arus sungai yang sedang pasang membuat korban kesulitan menyelamatkan diri hingga akhirnya tenggelam.

Dua rekan korban sempat meminta bantuan kepada seorang pemancing yang berada di sekitar lokasi. Saat itu korban masih terlihat berusaha bertahan di permukaan air. Namun, pemancing tersebut tidak dapat memberikan pertolongan karena tidak memiliki kemampuan berenang.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas. Tim gabungan segera melakukan operasi pencarian hingga akhirnya korban ditemukan sekitar dua hari kemudian dalam keadaan meninggal dunia.***

Terkini