Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Dumai, Identitas Diketahui Warga Bumi Ayu

Minggu, 11 Januari 2026 | 09:43:17 WIB

Dumai, Catatanriau.com — Warga dan petani sawit di sekitar aliran Sungai Dumai dibuat heboh dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di kawasan Lepin, Kelurahan Bintan, Kota Dumai, Sabtu (10/1/2026).

Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Junaidi, yang saat itu tengah memeriksa buah sawit di sekitar pinggir Sungai Dumai. Usai beraktivitas, Junaidi membersihkan sepatu botnya yang terkena lumpur. Namun, ia justru melihat benda mencurigakan menyerupai kaki manusia mengapung di dalam air.

Merasa ragu dengan apa yang dilihatnya, Junaidi kemudian meninggalkan lokasi untuk mencari warga lain guna memastikan temuannya. Tak lama berselang, ia bertemu dengan Yulianto dan menceritakan kejadian tersebut. Keduanya pun sepakat melaporkan temuan itu kepada Ketua RT setempat.

Atas arahan Ketua RT, kedua saksi kembali ke lokasi untuk memastikan kebenaran laporan. Setibanya di lokasi, mereka memastikan bahwa benda yang mengapung di sungai tersebut merupakan sesosok mayat manusia dalam posisi telungkup. Kedua saksi sempat mengambil foto sebagai dokumentasi sebelum kembali melapor kepada Ketua RT.

Mendapatkan laporan beserta bukti foto dari warga, Ketua RT selanjutnya menghubungi Babinsa Kelurahan Bintan untuk melaporkan penemuan mayat tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian dan instansi terkait.

Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang melalui Humas Polres Dumai, Riski Wahyudi, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, proses evakuasi dilakukan oleh tim Basarnas menggunakan perahu karet, didampingi satu personel Polsek Dumai Kota.

“Saat dievakuasi, mayat ditemukan dalam posisi telungkup dan mengenakan pakaian lengkap, berupa bra, celana pendek, serta kaos berwarna gelap dalam kondisi masih utuh,” ujar Riski, seperti dilansir dari Dumai Pos.

Sekitar pukul 12.44 WIB, jenazah dievakuasi menggunakan mobil ambulans dan dibawa ke kamar jenazah RSUD Kota Dumai untuk dilakukan pemeriksaan medis dan visum. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa jenazah telah mengalami proses pembusukan. Pada bagian punggung dan kedua tangan terlihat tanda-tanda pembusukan yang cukup jelas, bahkan jari jemari korban tidak ditemukan.

Korban diketahui mengenakan baju lengan pendek bermotif hijau, celana dalam warna krem, serta celana pendek berwarna hitam. Selain itu, kondisi gigi korban ompong pada bagian depan atas dan bawah. Dari kondisi fisik tersebut, tim medis memperkirakan korban merupakan seorang perempuan lanjut usia.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa identitas korban telah diketahui, yakni bernama Suralit, warga Kelurahan Bumi Ayu. Saat ini, jenazah telah dijemput oleh pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Kami masih mendalami penyebab korban hingga terjatuh ke sungai dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Riski Wahyudi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban.***

Terkini