Inhil, Catatanriau.com — Kepolisian Resor Indragiri Hilir memberikan keterangan resmi terkait insiden ledakan pipa gas yang terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning. Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora, saat meninjau lokasi kejadian, Sabtu (03/01/2026).
Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan bahwa peristiwa ledakan terjadi pada Jumat (02/01/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Ledakan tersebut berasal dari pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, yang melintas di kawasan Desa Batu Ampar.
“Setelah kejadian, masyarakat melaporkan ke Polsek Kemuning. Personel langsung melakukan penghentian arus lalu lintas karena lokasi berada di Jalan Lintas Timur, jalur utama Pekanbaru–Jambi,” ujar Kapolres.
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan manajemen PT Transportasi Gas Indonesia. Pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB, dilakukan penyekatan aliran gas dari arah Jambi menuju Pekanbaru maupun sebaliknya untuk mencegah potensi bahaya lanjutan.
“Api baru benar-benar padam pada Sabtu dini hari sekitar pukul 05.41 WIB,” jelasnya.
Kapolres Inhil menambahkan, pascakejadian, lokasi ledakan telah dipasangi garis polisi. Personel gabungan dari Polres Inhil, Polda Riau, Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, serta aparat pemerintahan kecamatan telah mendirikan posko di sekitar lokasi untuk mempermudah koordinasi penanganan.
Terkait korban, Kapolres menyebutkan terdapat 10 orang warga terdampak, dengan rincian enam orang mengalami luka bakar dan empat orang mengalami luka ringan. Luka ringan tersebut, menurut Kapolres, disebabkan korban terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri ketika ledakan terjadi.
Sementara itu, untuk kerugian material, pihak kepolisian masih melakukan pendataan. Namun sejauh ini tercatat lima unit kendaraan jenis truk yang terparkir di sekitar lokasi ikut terbakar. Selain itu, lima unit sepeda motor juga hangus.
“Untuk bangunan, sementara terdata ada tiga, yakni satu usaha tambal ban di pinggir jalan, satu bangunan penampungan atau penerima berondolan sawit, serta satu bangunan cucian motor,” paparnya.
Kapolres memastikan kondisi terkini di lokasi sudah aman dan arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur kembali lancar. Meski demikian, proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih terus dilakukan guna mengungkap penyebab pasti ledakan pipa gas tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran. Situasi saat ini aman dan terkendali,” tutup Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan tetap berjaga di lokasi kejadian dan mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas selama proses penyelidikan berlangsung.***