Guru Banting Nasi Kotak di SDN 021 Tarai Bangun, Aksi Emosionalnya Viral di TikTok

Senin, 10 November 2025 | 20:32:39 WIB

Kampar, Catatanriau.com — Sebuah video memperlihatkan aksi seorang guru membanting nasi kotak di lingkungan SDN 021 Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, viral di media sosial TikTok.

Video yang diunggah oleh akun @K" $!$K4 itu telah ditonton ratusan ribu kali, mendapatkan ribuan tanda suka, serta ratusan komentar dari warganet yang ikut menyoroti peristiwa tersebut.

Dalam video berdurasi singkat itu, tampak seorang guru dengan penuh emosi membanting kotak berisi nasi hingga berserakan di lantai teras kantor sekolah. Aksi tersebut disaksikan langsung oleh rekan-rekan guru dan sejumlah siswa yang berada di sekitar lokasi.

Peristiwa ini terjadi pada Senin, 10 November 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional.

Menurut keterangan akun pengunggah video, @K" $!$K4, insiden bermula dari pembagian nasi kotak bantuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar yang diberikan kepada para guru. Namun, proses pembagiannya diduga berlangsung tidak tertib karena dilakukan dengan sistem antrean.

“Ada nasi dari Dinas Pendidikan karena Hari Pahlawan, tapi cara bagikannya tidak bagus, antrian. Maksud ibu guru dibagi aja per kelas biar aman, ini dibagi antrian,” tulis akun @K" $!$K4 ???? dalam kolom komentar.

Ia juga menambahkan, “Kepsek tidak ada di tempat,” menegaskan bahwa saat kejadian berlangsung, kepala sekolah sedang tidak berada di lokasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa salah seorang guru yang mengatur pembagian makanan diduga tersinggung ketika disarankan agar pembagian dilakukan per kelas untuk menghindari kerumunan. Tidak terima dengan saran tersebut, guru itu kemudian meluapkan emosinya dengan membanting nasi kotak ke lantai.

Kepala Sekolah AspinaWati Harahap, S.Pd.SD, dikabarkan tidak berada di sekolah pada saat insiden terjadi. Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

Unggahan video ini pun menuai berbagai reaksi dari warganet. Sebagian menyayangkan tindakan emosional yang terjadi di lingkungan sekolah, sementara yang lain berharap permasalahan internal di sekolah dapat segera diselesaikan secara baik.***

Terkini