Jaringan Curanmor Pekanbaru-Kampar Dibongkar, 44 Motor Diamankan Polisi

Jaringan Curanmor Pekanbaru-Kampar Dibongkar, 44 Motor Diamankan Polisi

Pekanbaru, Catatanriau.com — Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar berhasil dibongkar Tim Resmob Jatanras Polda Riau bersama Unit Reskrim Polsek Binawidya.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sebanyak 44 unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian kendaraan bermotor.

Sebanyak 36 unit sepeda motor diamankan Tim Resmob Jatanras Polda Riau, sementara delapan unit lainnya disita Unit Reskrim Polsek Binawidya.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kanit Jatanras Polda Riau Kompol Rainly L didampingi Kanit Reskrim Polsek Binawidya Iptu Martin Luther Munthe, Rabu (26/8/2026).

Rainly menjelaskan, pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait aksi pencurian sepeda motor. Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan para pelaku.

"Berdasarkan laporan polisi, Tim Resmob Jatanras Polda Riau bersama Unit Reskrim Polsek Binawidya melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan salah satu tersangka," ujar Rainly.

Salah satu aksi pencurian terjadi pada Kamis (30/7/2026) malam. Sepeda motor milik korban yang diparkir di teras rumah baru diketahui hilang pada Jumat pagi.

Berdasarkan rekaman CCTV, empat pelaku mendatangi lokasi sekitar pukul 03.47 WIB. Dua pelaku masuk ke pekarangan dan mengambil sepeda motor, sementara dua lainnya menunggu di sekitar lokasi.

Para pelaku diduga mematahkan stang sepeda motor dan membawa kendaraan tersebut dengan cara didorong menggunakan kaki untuk menghindari suara mesin yang dapat menarik perhatian warga.

Enam Tersangka Ditangkap

Polisi kemudian melakukan pengembangan dan menangkap LH alias Hakim pada Senin (3/8/2026).

Sehari berselang, polisi menangkap tiga tersangka lainnya, yakni PR alias Colo, MA alias Dadan dan AR alias Adit di sebuah wisma di Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Pengembangan kasus selanjutnya mengarah kepada BS yang sebelumnya telah diamankan Tim Subdit Jatanras Polda Riau di sebuah arena biliar di Jalan Kuantan, Kecamatan Lima Puluh.

Dari keterangan dan pengembangan terhadap BS, polisi kemudian mengidentifikasi keberadaan tersangka penadah berinisial TS di Kabupaten Pasaman Barat.

Tim selanjutnya bergerak ke Pasaman Barat dan menangkap TS sekaligus menyita sejumlah sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan.

"Dari hasil pengembangan terhadap BS, tim mengetahui keberadaan pelaku penadahan atas nama TS di Kabupaten Pasaman Barat. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan penyitaan beberapa barang bukti sepeda motor," kata Rainly.

Dalam perkara ini, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Lima di antaranya diduga terlibat langsung dalam aksi pencurian, sedangkan TS diduga berperan sebagai penadah.

Polisi Dalami 26 Lokasi Lain

Pengungkapan tersebut belum berhenti. Polisi masih mengembangkan kasus karena para pelaku diduga tidak hanya beraksi di satu lokasi.

Hasil penyidikan sementara menemukan sedikitnya 26 lokasi lain yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.

Lokasi yang diduga menjadi sasaran aksi para pelaku tersebar di wilayah Pekanbaru dan Kampar, mulai dari rumah kos, kompleks perumahan, jalan raya hingga kawasan permukiman warga.

"Kami masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, termasuk mendalami keterlibatan pelaku lainnya dan kemungkinan adanya TKP-TKP lain," ujar Rainly.

Dari seluruh rangkaian pengungkapan, total 44 sepeda motor berhasil diamankan polisi.

Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap nomor rangka dan nomor mesin kendaraan untuk mencocokkannya dengan laporan kehilangan yang ada.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identitas kendaraan sekaligus mengetahui pemilik sah sebelum sepeda motor dikembalikan.

"Kita berharap kendaraan yang berhasil ditemukan dapat segera diidentifikasi dan dikembalikan kepada pemiliknya setelah seluruh proses hukum dan administrasi selesai," pungkas Rainly.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index