BAZNAS Rohul Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban dan Penggerak Ekonomi Umat

BAZNAS Rohul Dorong Masjid Jadi Pusat Peradaban dan Penggerak Ekonomi Umat

Rohul, Catatanriau.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mendorong pengelolaan masjid tidak berhenti pada aktivitas ibadah. Masjid diharapkan berkembang menjadi pusat pembinaan umat, pelayanan sosial hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Upaya itu dilakukan melalui Pelatihan Takmir Masjid Paripurna Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu yang digelar di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Masjid yang Amanah, Profesional, dan Berdaya untuk Memakmurkan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat”.

Pelatihan dibuka Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M. Turut hadir Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau Prof. Dr. Yahanan Sholeh, Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha, Lc., M.A., Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Alreza Ahyu, S.Ak., M.M., perwakilan Kementerian Agama Rokan Hulu, serta sejumlah tamu undangan.

Peserta kegiatan merupakan imam dan marbot masjid paripurna dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, Bupati Anton mengatakan imam dan marbot memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan keagamaan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Ia mengapresiasi pengabdian para pengurus masjid yang selama ini bekerja menjaga dan memakmurkan rumah ibadah. Namun, pemerintah daerah juga menyadari perhatian terhadap kesejahteraan imam dan marbot masih perlu diperkuat.

“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen penuh untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para imam dan marbot masjid paripurna di setiap desa dan kelurahan,” kata Anton.

Menurut dia, peningkatan kesejahteraan harus berjalan beriringan dengan profesionalisme pengelolaan masjid.

“Kita ingin memastikan mereka yang bertugas memakmurkan rumah Allah ini mendapatkan perhatian yang layak dan proporsional. Jika takmirnya sejahtera dan pengelolaannya profesional, maka fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan ekonomi umat dapat terwujud secara maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BAZNAS Rokan Hulu Baihaqi Adduha menekankan pentingnya memperkuat peran masjid dalam pengelolaan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Menurut Baihaqi, UPZ masjid menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah secara lebih terorganisasi. Dana yang terkumpul nantinya dapat dikembalikan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai ketentuan pengelolaan zakat.

“Ini merupakan tahap awal. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum agar masjid-masjid semakin kuat dalam menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah demi meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Baihaqi.

Selain pelatihan, BAZNAS Rokan Hulu juga menyalurkan sejumlah bantuan. Bantuan tersebut terdiri atas bantuan bagi marbot masjid paripurna yang bersumber dari dana infak dan bantuan biaya pendidikan.

Bantuan pendidikan diberikan mulai tingkat SD, SMP, SLTA hingga perguruan tinggi. Khusus mahasiswa, bantuan dibagi dalam dua klaster, termasuk bagi masyarakat Rokan Hulu yang menempuh pendidikan di luar daerah.

Melalui penguatan takmir dan optimalisasi UPZ, Pemkab Rokan Hulu bersama BAZNAS menargetkan masjid mampu memainkan peran yang lebih luas. Bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, kepedulian sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.

Langkah tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya masjid yang amanah, profesional, mandiri, serta benar-benar hadir menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index