Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kerumutan

Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kerumutan
Kapolres Pelalawan Pimpin Pemadaman Karhutla, Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api di Kerumutan, Selasa 4 Agustus 2026

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:– Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pelalawan, TNI, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan, dan masyarakat terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Upaya pemadaman dan pendinginan dilakukan secara terpadu guna mencegah meluasnya kebakaran di kawasan lahan gambut.

Karhutla terjadi di dua lokasi berbeda. Titik pertama berada di Lingkungan Air Kuning, Kelurahan Kerumutan, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare berupa semak belukar di lahan gambut milik masyarakat. Sementara titik kedua berada di Dusun Sungai Buluh, Desa Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, dengan luas sekitar 12 hektare di lahan milik Desa Mak Teduh.

Dalam operasi pemadaman tersebut, sebanyak 131 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Kekuatan personel terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT SLS, RPK PT GH, serta masyarakat yang bahu-membahu memadamkan api. Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menangani Karhutla di Kabupaten Pelalawan.

Untuk mendukung operasi di lapangan, tim menggunakan berbagai peralatan, di antaranya delapan unit ministriker, dua unit helikopter water bombing BNPB, satu unit mesin pompa berkapasitas besar, serta satu unit alat berat. Meski harus menempuh perjalanan darat sekitar 25 kilometer dari Polsek Kerumutan menuju lokasi kebakaran, semangat personel tidak surut dalam menjalankan tugas.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., yang turun langsung ke lokasi, menegaskan bahwa seluruh unsur akan terus bekerja hingga api benar-benar berhasil dipadamkan. Menurutnya, penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mencegah dampak kabut asap yang lebih luas.
"Kami bersama TNI, BPBD, Manggala Agni dan perusahaan tidak akan berhenti melakukan pemadaman sampai api benar-benar padam. Ini bentuk komitmen kita menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat Pelalawan dari dampak asap," tegas Kapolres.

Di lapangan, tim gabungan melakukan berbagai langkah strategis, mulai dari pemadaman langsung pada titik api, pembuatan sekat bakar untuk menghambat penyebaran api, hingga proses pendinginan di area yang telah berhasil dipadamkan.
Namun, cuaca yang sangat panas disertai angin kencang menjadi tantangan utama karena mempercepat penyebaran api di lahan gambut yang mudah terbakar.

Hingga laporan ini disampaikan, titik api di kedua lokasi masih belum sepenuhnya padam dan tim gabungan terus melakukan penyiraman serta pemantauan secara intensif. Polres Pelalawan mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kepolisian juga menegaskan akan menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.****

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index