Jumat Curhat Polres Pelalawan, Warga Sampaikan Aspirasi dan Solusi Nyata

Jumat Curhat Polres Pelalawan, Warga Sampaikan Aspirasi dan Solusi Nyata
Polres Pelalawan kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 pukul 10.00 WIB.

PELALAWAN,CATATAN RIAU.COM,:— Polres Pelalawan kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 24 April 2026 pukul 10.00 WIB di Rumah Relawan Dhuafa Pelalawan, Jalan Sultan Syarif Hasim No.5, Pangkalan Kerinci, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta instansi terkait.

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara, SIK didampingi Wakapolres Kompol Asep Rahmat. Turut hadir jajaran pejabat utama Polres, perwakilan tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat, menciptakan suasana dialog yang terbuka dan penuh keakraban.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa Jumat Curhat menjadi jembatan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik sekaligus mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan di lingkungan.

“Program ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Pangkalan Kerinci sebagai kota lintas memiliki potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas. Semua masukan warga akan kami tindak lanjuti secara serius,” tegasnya.

Salah satu isu yang mengemuka datang dari perwakilan PPAI Pelalawan, Triono, yang menyoroti prioritas ambulans saat membawa pasien darurat. 
Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas AKP Tatit Rizkyan Hanafi memastikan pihaknya akan memberikan prioritas penuh terhadap kendaraan darurat, terutama di ruas Jalan Lintas Timur yang masih dalam perbaikan.

“Keselamatan pasien adalah prioritas utama. Kami akan berupaya memberikan akses terbaik bagi ambulans, sementara administrasi dapat disusul dengan keterangan dari rumah sakit,” jelasnya.

Pertanyaan lain datang dari perwakilan RS Efarina, Betrix boru Saragih, terkait prosedur pelaporan kecelakaan lalu lintas untuk kebutuhan medis. 
Kabag OPS AKP Yulhairi menegaskan bahwa sesuai regulasi, penanganan pasien harus diutamakan sebelum aspek administrasi.

“Fasilitas kesehatan wajib mengutamakan keselamatan pasien. Administrasi dapat dilengkapi setelah pasien mendapatkan penanganan medis yang maksimal,” ujarnya, mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, pihak RS Efarina menyatakan kesiapan untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian prosedur demi pelayanan yang lebih optimal. Sementara itu, perwakilan Rumah Relawan Dhuafa, Dedi Azwandi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polres Pelalawan melalui bantuan sosial yang diberikan.

Kegiatan Jumat Curhat ditutup dengan penyerahan bingkisan bahan pokok dan pakaian kepada masyarakat yang membutuhkan, serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 11.45 WIB, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di Kabupaten Pelalawan.****

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index