Catatanriau.com – Provinsi Papua Barat kembali menegaskan posisinya sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi progresif di kawasan Timur Indonesia. Pada tahun 2025, kinerja ekonomi daerah ini mencatatkan pertumbuhan cumulative-to-cumulative (c-to-c) yang sangat kuat sebesar 6,46 persen, mencerminkan konsistensi ekspansi ekonomi yang berkelanjutan. Momentum positif tersebut semakin diperkuat oleh capaian pada Triwulan IV-2025, dengan pertumbuhan year-on-year (y-on-y) sebesar 4,73 persen serta pertumbuhan quarter-to-quarter (q-to-q) sebesar 2,54 persen, yang menandakan aktivitas ekonomi tetap berada dalam fase ekspansif.
Capaian pertumbuhan tersebut terefleksi secara nyata dalam besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PDRB Papua Barat atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp81.807,57 miliar, sementara PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp52.683,39 miliar. Angka-angka ini menjadi indikator kuat atas terjaganya stabilitas ekonomi sekaligus meningkatnya skalabilitas aktivitas ekonomi di wilayah Papua Barat.
Dari sisi lapangan usaha, struktur ekonomi Papua Barat menunjukkan dinamika yang solid dan berdaya saing tinggi. Sektor industri pengolahan tampil sebagai penggerak utama perekonomian dengan pertumbuhan mencapai 9,04 persen, sekaligus memberikan kontribusi dominan sebesar 39,82 persen terhadap total PDRB. Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,51 persen, mencerminkan meningkatnya aktivitas jasa dan pariwisata. Sektor informasi dan komunikasi juga menunjukkan performa impresif dengan pertumbuhan 7,11 persen, seiring dengan akselerasi transformasi digital di berbagai sektor. Sementara itu, sektor pertambangan dan penggalian tetap menjadi pilar strategis dengan kontribusi sebesar 25,61 persen, menegaskan keberhasilan Papua Barat dalam mengelola dan mengoptimalkan sumber daya alam secara profesional untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Ketangguhan ekonomi Papua Barat juga terlihat jelas dari sisi pengeluaran. Ekspor barang dan jasa mencatatkan kontribusi yang sangat dominan sebesar 85,74 persen, dengan laju pertumbuhan mencapai 4,50 persen. Tingginya kontribusi ekspor ini membuktikan bahwa produk-produk unggulan Papua Barat memiliki daya saing dan posisi tawar yang kuat di pasar internasional. Di sisi lain, konsumsi akhir rumah tangga tetap terjaga stabil dengan kontribusi sebesar 18,23 persen, berperan penting sebagai penggerak utama perputaran ekonomi domestik yang inklusif.
Dengan fondasi ekonomi yang semakin kokoh, diversifikasi sektor yang berjalan efektif, serta daya tahan yang kuat terhadap dinamika global, Papua Barat kini tampil sebagai simbol optimisme dan kemajuan ekonomi nasional. Kinerja ini menegaskan bahwa Papua Barat tidak hanya mampu tumbuh secara berkelanjutan, tetapi juga siap menghadapi tantangan ekonomi global dengan kepercayaan diri dan resiliensi yang tinggi.
Penulis: Rama
