DPH LAMR Batanggangsal Suarakan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden RI

DPH LAMR Batanggangsal Suarakan Dukungan Polri Tetap di Bawah Presiden RI

Inhu, Catatanriau.com – Dukungan terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar tetap berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia terus disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan tersebut datang dari kalangan tokoh adat di Kecamatan Batanggangsal, Kabupaten Indragiri Hulu.

Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (DPH LAMR) Kecamatan Batanggangsal secara tegas menyatakan dukungan penuh agar Polri tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia sebagaimana amanat konstitusi. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPH LAMR Batanggangsal, Hamizard Ismail, kepada awak media.

Menurut Hamizard Ismail, Polri merupakan institusi strategis negara yang memiliki peran vital dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum di tengah masyarakat. Oleh karena itu, posisi Polri yang berada di bawah Presiden Republik Indonesia dinilai sudah tepat dan harus dipertahankan.

“DPH LAMR Kecamatan Batanggangsal mendukung penuh Polri tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Hal ini penting untuk menjaga netralitas, profesionalisme, serta memastikan Polri fokus menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan keputusan resmi lembaga adat yang lahir dari kesepakatan para pemangku adat dan pengurus LAMR di tingkat kecamatan, bukan merupakan pandangan pribadi.

Hamizard Ismail juga menilai bahwa selama ini Polri, khususnya Polres Indragiri Hulu beserta jajaran, telah menunjukkan kehadiran dan komitmen nyata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk di wilayah Kecamatan Batanggangsal.

“Kami merasakan langsung peran Polri di tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun membantu penyelesaian persoalan sosial,” katanya.

Lebih lanjut, Hamizard mengingatkan agar tidak ada wacana atau kepentingan tertentu yang justru dapat melemahkan institusi Polri dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Polri harus berdiri di atas semua golongan. Jangan sampai ada upaya yang melemahkan marwah dan kewibawaan Polri sebagai institusi negara,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Hamizard Ismail mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan serta bersama-sama mendukung Polri agar semakin profesional, humanis, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index