Perkuat Ekosistem Kreatif Rohil, Rahmat Pantun Resmi Daftar Jadi Koordinator ICCN Rokan Hilir

Perkuat Ekosistem Kreatif Rohil,  Rahmat Pantun Resmi Daftar Jadi Koordinator ICCN Rokan Hilir

Rohil, Catatanriau.com – Tokoh pemuda kreatif sekaligus budayawan muda Rokan Hilir, Muhammad Sarbaini—yang lebih akrab disapa Rahmat Pantun—resmi menyatakan diri ikut serta dalam bursa pendaftaran Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir periode 2025–2028.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam membawa potensi ekonomi kreatif (Ekraf) "Negeri Seribu Kubah" ke kancah nasional dan internasional.

Misi: Menjadikan Rokan Hilir Simpul Kreatif Berbasis Budaya

Rahmat Pantun, yang selama ini dikenal sebagai lokomotif seni melalui Lembaga Tepak Sirih, menegaskan bahwa Rokan Hilir memiliki modal besar dalam 17 subsektor ekonomi kreatif, terutama pada sektor kriya, kuliner, dan seni pertunjukan.

"Rokan Hilir bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tapi juga kaya akan ide kreatif. Saya ingin memastikan bahwa penggiat kreatif di Rohil memiliki jembatan yang kuat ke jejaring nasional melalui ICCN," ujar Rahmat Pantun saat ditemui di Tanah Putih Tanjung Melawan.

Rekam Jejak yang Solid
Keikutsertaan Rahmat dalam pendaftaran ini didukung oleh sejumlah portofolio strategis, di antaranya:

Aktivis Budaya: Finalis Pemantun Nasional dan penggerak pelestarian pantun UNESCO.
Pengalaman Jejaring: Menjadi salah satu perwakilan Riau dalam Rakornas ICCN 2025 di Padang.

Inovator Lokal: Berhasil menggabungkan tradisi dengan kewirausahaan melalui unit usaha kreatif yang memberdayakan pemuda lokal.

Target Kedepan
Jika dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator ICCN Rokan Hilir, Rahmat berencana menjalankan program "Catha Ekadasa"—11 jurus rahasia ICCN—untuk menginvasi kota/kabupaten kreatif melalui kolaborasi lintas komunitas dan pemerintah daerah.

"Ini bukan tentang jabatan, tapi tentang kerja kolaborasi. Kita ingin anak-anak muda Rohil bangga dengan karyanya dan bisa hidup dari kreativitasnya," tutup Rahmat.
Pendaftaran Korda ICCN sendiri merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran ICCN di bawah misi 'The Guardian' untuk memperkuat 514 kabupaten/kota kreatif di seluruh Indonesia.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index