Expo Teknik Industri ITP2I Tampilkan Inovasi Berdampak untuk Masyarakat

Expo Teknik Industri ITP2I Tampilkan Inovasi Berdampak untuk Masyarakat
Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi dan Pendidikan Industri (ITP2I), menggelar Expo Teknik Industri di lingkungan Kampus ITP2I pada Kamis, 29 Januari 2026.

PELALAWAN,CATATANRIAU.COM, —  Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Institut Teknologi dan Pendidikan Industri (ITP2I), menggelar Expo Teknik Industri di lingkungan Kampus ITP2I pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pameran karya, riset, dan inovasi mahasiswa yang dirancang untuk mendekatkan dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat dan industri.

Expo Teknik Industri ITP2I diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk menampilkan hasil pembelajaran mahasiswa dalam bentuk produk inovatif, prototipe teknologi, hingga penelitian terapan. Pameran ini menegaskan peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berorientasi pada dampak dan kebermanfaatan.

Berbeda dari pameran konvensional, Expo Teknik Industri ITP2I mengintegrasikan aspek edukasi, inovasi, dan hilirisasi secara simultan. Setiap karya yang ditampilkan tidak hanya menonjolkan sisi akademik, tetapi juga diarahkan pada potensi penerapan, keberlanjutan, serta peluang pengembangan di masyarakat dan dunia industri.

Beragam karya inovatif dipamerkan, mulai dari produk berbasis teknologi dan rekayasa, hasil riset terapan yang menjawab persoalan sosial dan lingkungan, prototipe serta model kerja, poster ilmiah, hingga produk siap pakai yang berpotensi dikomersialisasikan.

Seluruh inovasi lahir dari hasil observasi lapangan, kajian akademik, serta kebutuhan riil masyarakat.
Inovasi unggulan yang dipamerkan menonjolkan solusi sederhana namun berdampak besar.

Keunggulan karya-karya tersebut terletak pada pendekatan ilmiah yang kuat, manfaat langsung bagi masyarakat, serta potensi pengembangan jangka panjang baik dari sisi teknologi, ekonomi, maupun lingkungan.

Sejumlah produk menarik menjadi sorotan, di antaranya sabun cuci piring dari minyak jelanta dan sistem IoT penyiraman pembibitan kelapa sawit dengan dosen pembimbing Siti Dinar Rezki Ramadhani, ST., MT. Selain itu, terdapat papan komposit dari filter rokok dan lilin dari minyak kelapa sawit dengan bimbingan Winda Herman, SP., MT.
Produk lainnya meliputi briket pelepah sawit serta Agri Smoke Guard (alat deteksi asap) di bawah bimbingan Fadli Arsi, ST., MT. Inovasi ramah lingkungan juga hadir melalui kertas dan pupuk organik cair dari tangkos kelapa sawit yang dibimbing Ir. Widya Laila, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng, serta produk packaging pot serat sawit dan pot dari limbah tangkos kelapa sawit dan kardus dengan dosen pembimbing Ir. Riri Nasirly, S.T., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.

Tak kalah menarik, pameran juga menampilkan sistem monitoring drainase berbasis IoT dengan dosen pembimbing Rohatul Qolby, S.Kom., M.Tr.Kom. Seluruh dosen dan tenaga pengajar Program Studi Teknik Industri terlibat aktif dalam perumusan konsep ilmiah, pendampingan riset, hingga penguatan arah implementasi inovasi.

Mahasiswa Teknik Industri terlibat secara menyeluruh, mulai dari riset, pengembangan ide, pembuatan prototipe, hingga presentasi langsung kepada pengunjung. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, dengan interaksi aktif di setiap stan pameran, menandakan meningkatnya kesadaran publik terhadap peran inovasi akademik.

Ketua Panitia Expo Teknik Industri, Julio Alamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong mahasiswa agar adaptif dan siap menghadapi kebutuhan dunia industri. Menurutnya, expo ini tidak hanya menampilkan capaian akademik, tetapi juga melatih mahasiswa berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta berjiwa kewirausahaan.

Melalui Expo Teknik Industri ITP2I, diharapkan kualitas dan kuantitas karya mahasiswa terus meningkat serta jangkauan audiens semakin luas. Pameran ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke skala yang lebih luas melalui kolaborasi dengan industri, pemerintah, dan masyarakat, sehingga inovasi yang dihasilkan benar-benar memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pelalawan.***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index