Pekanbaru, Catatanriau.com — Mengawali tahun 2026, perguruan karate Inkado Pekanbaru turut ambil bagian dalam Kejuaraan Open Forki Championship yang digelar di GOR Gelanggang Remaja Pekanbaru. Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi Inkado Pekanbaru untuk menunjukkan eksistensi dan kontribusinya di tingkat daerah.
Dalam kejuaraan tersebut, Inkado Pekanbaru bergabung dengan sejumlah dojo Inkado lainnya yang berasal dari Pekanbaru, Perawang, Pakning (Bengkalis), dan Mandau. Seluruh dojo tersebut bersatu membawa nama Kontingen Inkado Riau, yang bersaing dengan total 23 kontingen peserta dari berbagai daerah.
Hasil membanggakan pun diraih. Kontingen Inkado Riau berhasil menempati peringkat Juara Umum III, dengan perolehan medali pada kelas open sebanyak 12 medali emas, 8 medali perak, dan 14 medali perunggu. Capaian ini sebagian besar diraih dari nomor kumite (perkelahian), yang menjadi andalan Inkado Riau dalam kejuaraan tersebut.

Inkado Pekanbaru sendiri turut menyumbangkan prestasi bagi Inkado Riau dengan meraih 2 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Medali tersebut dipersembahkan oleh para atlet berikut:
- Sayyidah Fitri Hakama Siregar, Juara I Kumite -47 kg Cadet Putri
- Gideon Prajub Sitompul, Juara I Kumite -63 kg Cadet Putra
- Dije Rasyqul Ahwal, Juara II Kumite -45 kg Pemula Putra
- Fikri Nakhla Syarief, Juara III Kumite -35 kg Prapemula Putra
- Joe Nathaniel Mori Sihombing, Juara III Kumite -57 kg Cadet Putra
Pelatih Inkado Pekanbaru, Fernando Saputra Tambunan, S.Kom, mengapresiasi perjuangan para atlet, meskipun mengakui performa tim belum sepenuhnya maksimal. Menurutnya, faktor libur Natal dan Tahun Baru serta kondisi cuaca turut memengaruhi kesiapan atlet saat bertanding.
“Kami menyadari masih perlu meningkatkan semangat dan intensitas latihan. Libur panjang dan cuaca membuat performa kumite atlet belum keluar secara maksimal. Namun, kami tetap bersyukur atas hasil yang diraih dan ini menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar Fernando.
Fernando juga menyampaikan optimisme bahwa Inkado Pekanbaru berpotensi bangkit dan berkembang lebih baik di tahun 2026. Hal ini seiring dengan diterapkannya sistem poin dalam kejuaraan-kejuaraan resmi Forki Riau, di mana terdapat enam kejuaraan yang menjadi referensi penilaian.
“Dengan sistem poin ini, kami harus lebih serius menyiapkan atlet-atlet berprestasi di kelas-kelas yang dipertandingkan. Target kami jelas, Inkado Pekanbaru harus mampu bersaing dan terus mencetak atlet unggulan,” tambahnya.
Dalam ajang tersebut, Inkado Riau didampingi oleh para pelatih yang tergabung, yakni Fernando Saputra Tambunan, Gomgom Hardianto Hatta Manurung, Dimas Hadi Saputro, Bandarrudin Welman Sinaga, S.Pd, Erpandri, Syafruddin, dan Febri Perwira Hakiki. Seluruh pelatih menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama Inkado Riau.
Ucapan apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua kohai karate Inkado Pekanbaru yang telah meluangkan waktu seharian penuh untuk memberikan dukungan dan semangat kepada putra-putrinya selama pertandingan berlangsung.
“Kami berharap ke depan Inkado Pekanbaru tetap solid. Bagi kohai yang belum meraih juara, jangan putus asa, tetap semangat dan terus giat berlatih di dojo,” pesan Fernando.
Ia menutup dengan harapan agar Inkado Pekanbaru terus berkembang, semakin solid, dan jumlah atlet berprestasi semakin bertambah, sehingga mampu melahirkan atlet masa depan yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.***
